Hangout Bersama Teman, Lebih dari Sekadar Nongkrong

  • 28 Jun 2026 10:11 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Menghabiskan waktu bersama teman atau hangout sering kali dianggap sekadar aktivitas untuk mengisi waktu luang. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial yang berkualitas memiliki manfaat bagi kesehatan mental dan kesejahteraan seseorang.

Berkumpul bersama teman dapat menjadi sarana untuk berbagi cerita, saling memberikan dukungan, hingga melepas penat setelah menjalani rutinitas sehari-hari. Momen sederhana seperti berbincang, menikmati makanan bersama, atau berjalan santai dapat membantu mengurangi tingkat stres.

Menurut para peneliti, hubungan sosial yang positif berperan dalam meningkatkan rasa memiliki dan mengurangi perasaan kesepian. Interaksi dengan teman juga dapat memicu pelepasan hormon oksitosin dan endorfin yang berkaitan dengan perasaan nyaman serta bahagia.

Selain berdampak pada kesehatan mental, menjaga hubungan pertemanan juga diketahui dapat meningkatkan kualitas hidup. Orang yang memiliki jaringan sosial yang baik cenderung lebih mampu menghadapi tekanan, menyelesaikan masalah, dan menjaga keseimbangan emosi.

Meski demikian, kualitas pertemanan dinilai lebih penting dibandingkan frekuensi bertemu. Bertemu dengan teman yang memberikan dukungan positif dan membuat seseorang merasa diterima dapat memberikan manfaat yang lebih besar daripada sekadar berkumpul tanpa interaksi yang bermakna.

Hangout juga tidak harus dilakukan di tempat yang mahal. Mengobrol di taman, berolahraga bersama, memasak, atau menikmati secangkir kopi di rumah teman dapat menjadi pilihan sederhana untuk menjaga hubungan sosial.

Para ahli mengingatkan bahwa menjaga keseimbangan antara pekerjaan, pendidikan, dan kehidupan sosial merupakan bagian penting dari gaya hidup sehat. Meluangkan waktu untuk bertemu teman dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk merawat kesehatan mental di tengah padatnya aktivitas.

Dengan demikian, hangout bersama teman bukan hanya tentang bersenang-senang, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan sosial, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh.

Sumber: World Health Organization (WHO), American Psychological Association (APA), Harvard T.H. Chan School of Public Health, serta penelitian tentang hubungan sosial dan kesejahteraan psikologis yang dipublikasikan dalam Frontiers in Psychology.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....