Tohpati Hidupkan Kembali Karya Musiknya Bersama Penyanyi Muda

  • 27 Jun 2026 19:43 WIB
  •  Bengkulu
Poin Utama
  • Proyek musik ini direncanakan akan merangkum sekitar 10 lagu legendaris dalam sebuah album utuh.
  • Musisi Tohpati sedang gencar menjalankan proyek musik istimewa yang merawat katalog karya-karya emas masa lalunya.
  • Melalui proyek remake ini, Tohpati merilis ulang deretan lagu hits ciptaannya dengan menggandeng para penyanyi muda berbakat tanah air.

RRI.CO.ID, Jakarta - Maestro musik Indonesia, Tohpati, sedang gencar menjalankan proyek musik istimewa yang merawat katalog karya-karya emas masa lalunya. Melalui proyek remake ini, Tohpati merilis ulang deretan lagu hits ciptaannya dengan menggandeng para penyanyi muda berbakat tanah air.

Dilansir dari Youtube Channel Tohpati, langkah awal dari proyek ini ditandai dengan perilisan ulang lagu ikonis berjudul "Semusim" pada 21 November 2025 lalu. Menggandeng penyanyi muda Nadhif Basalamah, Tohpati berhasil membangkitkan kembali keindahan lagu yang dahulu dipopulerkan oleh Marcell tersebut.

Tidak berhenti di sana, petikan gitar magis Tohpati kemudian bersanding dengan suara merdu Fabio Asher dirilis pada 9 Januari 2026. Keduanya berkolaborasi apik dalam menghadirkan versi baru dari lagu "Cinta Kita", sebuah mahakarya romantis yang pernah dipopulerkan oleh Reza Artamevia pada tahun 2002 silam.

Eksplorasi musikal Tohpati berlanjut dengan menggandeng penyanyi wanita bersuara lembut, Meiska. Kolaborasi ini melahirkan interpretasi baru yang manis dan penuh kedalaman emosi untuk lagu hits Ruth Sahanaya, "Ingin Kumiliki".

Katalog emas selanjutnya yang dihidupkan kembali adalah lagu sentimental berjudul "Jejak Langkah Yang Kau Tinggal". Kali ini, giliran Mario G. Klau yang dipercaya memberikan penjiwaan baru yang kuat pada lagu yang dahulunya dinyanyikan oleh mendiang Glenn Fredly.

Proyek berkala yang dirilis di bawah naungan label WeCord Evermore Indonesia ini direncanakan akan merangkum sekitar 10 lagu legendaris dalam sebuah album utuh. Tohpati sengaja memilih talenta-talenta muda memberikan perspektif modern tanpa menghilangkan esensi aslinya.

Menurut Tohpati, ide proyek ini muncul karena ia yakin karya-karya lawasnya masih bisa diterima dengan pendengar saat ini. Tohpati juga mengaku tidak kesulitan dalam menentukan lagu mana yang bakal masuk proyek ini

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....