Keseimbangan Game Fisik dan Game Online untuk Tumbuh Kembang Anak
- 27 Jun 2026 16:17 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Sore hari sering menjadi waktu favorit anak-anak untuk bermain setelah belajar. Ada yang berlari di halaman bersama teman, ada pula yang memilih bermain game online melalui gawai mereka.
Sebenarnya bukan soal memilih salah satu dan meninggalkan yang lain. Yang terpenting adalah bagaimana anak mendapatkan manfaat dari aktivitas bermain yang sesuai dengan usianya.
Game fisik seperti sepak bola, petak umpet, atau bersepeda membantu anak bergerak lebih aktif. Aktivitas ini dapat mendukung kesehatan jantung, kekuatan otot, dan kemampuan bersosialisasi dengan teman sebaya.
Di sisi lain, game online juga memiliki manfaat jika digunakan dengan bijak. Beberapa permainan dapat melatih kemampuan berpikir, strategi, pemecahan masalah, dan koordinasi antara mata dan tangan.
Jenny Radesky dari University of Michigan menjelaskan bahwa media digital dapat memberikan manfaat jika digunakan secara seimbang dan didampingi orang tua. Pendampingan membantu anak memahami batasan serta memilih konten yang sesuai.
Menurut World Health Organization, anak perlu memiliki keseimbangan antara aktivitas fisik, waktu layar, dan waktu tidur yang cukup. Kombinasi ketiganya berperan penting dalam menjaga kesehatan dan perkembangan anak.
Karena itu, jawaban dari pertanyaan mana yang lebih baik sebenarnya bukan game fisik atau game online semata. Keduanya dapat memberikan manfaat selama dilakukan secara proporsional dan tidak mengganggu aktivitas penting lainnya.
Pada akhirnya, masa kecil yang sehat adalah ketika anak memiliki kesempatan untuk bergerak, belajar, dan bersenang-senang. Dengan pengawasan yang tepat, game fisik maupun game online bisa menjadi bagian dari pengalaman tumbuh kembang yang positif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....