Gen Z Pilih Pernikahan Intimate, Dana Resepsi Dialihkan Honeymoon ke Luar Negeri
- 19 Jun 2026 17:22 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu. -Tren pernikahan di kalangan Generasi Z mulai mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir. Banyak pasangan muda kini lebih memilih menggelar pernikahan intim dengan jumlah tamu terbatas dan mengalokasikan sebagian besar tabungan mereka untuk berbulan madu ke luar negeri.
Pilihan tersebut didorong oleh keinginan untuk menciptakan pengalaman yang lebih personal sekaligus mengurangi biaya pesta yang dianggap terlalu besar. Alih-alih mengadakan resepsi mewah dengan ratusan tamu, pasangan Gen Z cenderung memprioritaskan momen yang lebih bermakna dan sesuai dengan kemampuan finansial mereka.
Survei yang dilakukan oleh perusahaan riset pasar The Knot Real Weddings Study pada 2024 menunjukkan bahwa semakin banyak pasangan muda di berbagai negara memilih konsep pernikahan kecil atau micro wedding. Selain karena faktor efisiensi biaya, pasangan muda juga lebih mengutamakan pengalaman bersama dibandingkan kemewahan acara yang hanya berlangsung dalam satu hari.
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Journal of Consumer Research pada 2014 menemukan bahwa pengalaman seperti perjalanan dan liburan cenderung memberikan kebahagiaan yang lebih bertahan lama dibandingkan pembelian barang atau pengeluaran yang bersifat material. Temuan tersebut menjelaskan mengapa banyak pasangan muda lebih rela mengalokasikan dana untuk bulan madu yang dianggap dapat menciptakan kenangan bersama.
Fenomena ini juga didukung oleh perkembangan media sosial yang membuat destinasi wisata internasional semakin mudah diakses melalui berbagai referensi. Jepang, Korea Selatan, Thailand, Australia, hingga negara-negara di Eropa menjadi beberapa tujuan favorit pasangan muda untuk menikmati masa bulan madu.
Meski demikian, para perencana keuangan mengingatkan bahwa keputusan mengalihkan dana resepsi untuk berbulan madu tetap perlu disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing pasangan. Dana darurat, biaya tempat tinggal, serta tabungan jangka panjang tetap perlu menjadi prioritas agar kehidupan setelah menikah dapat berjalan lebih stabil.
Bagi banyak Gen Z, pernikahan kini tidak lagi hanya dipandang sebagai perayaan besar yang meriah, melainkan awal dari perjalanan hidup bersama yang ingin dinikmati secara lebih sederhana dan bermakna. Pergeseran pola pikir tersebut menunjukkan bahwa generasi muda semakin mengutamakan pengalaman, fleksibilitas, dan kesehatan finansial dalam membangun rumah tangga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....