Sering Lupa? Kenali Penyebabnya sebelum Menganggapnya Hal Sepele

  • 05 Jun 2026 13:40 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Lupa meletakkan barang, lupa jadwal pertemuan, atau kesulitan mengingat informasi yang baru diterima merupakan hal yang sesekali dialami hampir semua orang. Namun jika terjadi terlalu sering, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan produktivitas.

Salah satu penyebab paling umum dari sering lupa adalah kurang tidur. Saat tidur, otak melakukan proses konsolidasi memori, yaitu mengubah informasi yang diterima sepanjang hari menjadi ingatan jangka panjang yang lebih mudah diakses kembali.

Stres berkepanjangan juga dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam mengingat. Ketika tubuh terus-menerus memproduksi hormon kortisol dalam jumlah tinggi, fungsi area otak yang berperan dalam pembentukan memori, seperti hipokampus, dapat terganggu.

Selain itu, pola hidup yang kurang sehat turut berkontribusi terhadap menurunnya daya ingat. Kurangnya aktivitas fisik, konsumsi makanan tinggi gula dan lemak jenuh, serta kebiasaan merokok dapat memengaruhi kesehatan pembuluh darah yang memasok oksigen ke otak.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Neurology pada tahun 2024 menemukan bahwa kualitas tidur yang buruk berkaitan dengan penurunan kemampuan kognitif dan daya ingat pada orang dewasa. Penelitian yang melibatkan lebih dari 26.000 peserta berusia paruh baya hingga lanjut usia tersebut menunjukkan bahwa gangguan tidur yang berlangsung lama dapat mempercepat penurunan fungsi memori dan konsentrasi.

Di era digital, terlalu banyak menerima informasi dalam waktu singkat juga dapat membuat otak kesulitan memproses dan menyimpan informasi secara optimal. Kebiasaan berpindah-pindah perhatian antara media sosial, pesan instan, dan pekerjaan sering kali menyebabkan seseorang hanya menerima informasi secara dangkal sehingga lebih mudah lupa.

Meski sering lupa tidak selalu menjadi tanda penyakit serius, kondisi ini tetap perlu diperhatikan jika terjadi terus-menerus atau semakin memburuk. Menjaga kualitas tidur, mengelola stres, berolahraga secara teratur, serta mengonsumsi makanan bergizi dapat menjadi langkah sederhana untuk membantu menjaga kesehatan otak dan mempertahankan kemampuan mengingat dengan baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....