Animasi "Garuda di Dadaku" Sukses Tembus Kompetisi Dunia di Shanghai
- 03 Jun 2026 07:36 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Industri sinema dan animasi Indonesia kembali mencetak prestasi gemilang di panggung internasional. Film animasi keluarga terbaru, Garuda di Dadaku (Garuda: Dare to Dream), secara resmi terpilih untuk masuk dalam jajaran nominasi kompetisi utama pada ajang bergengsi Shanghai International Film Festival (SIFF) 2026.
Film yang diproduksi oleh BASE Entertainment bersama KAWI Animation ini akan bertarung memperebutkan penghargaan tertinggi dalam kategori Golden Goblet Award – Animation Competition. Kehadiran film ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas animator dan penceritaan (storytelling) Indonesia kian diakui di level dunia.
Menghidupkan Kembali Semangat "Garuda" Lewat Animasi
Berbeda dengan versi live-action ikoniknya yang dirilis pada tahun 2009 silam, versi animasi Garuda di Dadaku ini mengusung napas baru yang segar namun tetap mempertahankan esensi perjuangan meraih mimpi.
Disutradarai oleh Ronny Gani, seorang animator kawakan Indonesia yang sebelumnya memiliki rekam jejak panjang di Hollywood, termasuk terlibat dalam proyek Marvel Cinematic Universe (MCU)—film ini berfokus pada karakter bernama Putra (diisi suara oleh Keanu Azka). Putra adalah seorang anak laki-laki yang memiliki mimpi besar untuk menjadi pesepak bola terbaik Indonesia, meskipun ia harus berjuang melawan keterbatasan fisik akibat penyakit asma yang dideritanya. Dalam perjalanannya, ia bertemu dengan Gaga, seekor burung Garuda ajaib.
Proyek ambisius ini juga didukung oleh jajaran nama besar. Penyanyi berbakat Isyana Sarasvati didapuk untuk membawakan lagu tema utama (soundtrack) dengan sentuhan magis, sementara Atta Halilintar turut bertindak sebagai salah satu Executive Producer. Selain itu, proyek ini juga mendapatkan dukungan dari Singapore Film Commission.
Jembatan Menuju Perilisan Nasional
Kabar lolosnya Garuda di Dadaku ke festival film kelas dunia (A-list) di Shanghai ini menjadi angin segar sekaligus amunisi promosi yang luar biasa menjelang penayangan resminya. Film animasi ini dijadwalkan akan mulai tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 11 Juni 2026, bertepatan dengan momen libur sekolah.
Masuknya film ini ke Shanghai International Film Festival diharapkan mampu membuka jalan yang lebih luas bagi IP (Intellectual Property) lokal Indonesia untuk bersaing di pasar global, sekaligus membuktikan bahwa animasi anak bangsa memiliki standar teknis dan kedalaman cerita yang sejajar dengan produksi internasional.
(Sumber Kutipan & Referensi Data: Good News From Indonesia (GNFI) | Artikel oleh Rizky Kusumo, 1 Juni 2026)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....