Kolagen Mulai Menurun sejak Usia 20-an, Kapan Tubuh Kehilangan Produksinya?
- 01 Jun 2026 11:31 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kolagen merupakan protein utama yang berperan menjaga kekencangan kulit, kesehatan sendi, serta kekuatan rambut dan kuku. Protein ini diproduksi secara alami oleh tubuh, namun jumlahnya akan terus berkurang seiring bertambahnya usia.
Para ahli menyebut produksi kolagen mulai menurun secara perlahan sejak usia pertengahan 20-an. Setelah memasuki usia sekitar 25 tahun, tubuh diperkirakan kehilangan sekitar 1 persen kolagen setiap tahunnya, sehingga tanda-tanda penuaan mulai muncul secara bertahap.
Penurunan kolagen biasanya ditandai dengan munculnya garis halus, kulit yang terasa lebih kering, serta berkurangnya elastisitas kulit. Selain itu, sebagian orang juga mulai merasakan perubahan pada kesehatan sendi dan otot akibat berkurangnya jaringan penunjang yang kaya kolagen.
Tidak hanya faktor usia, gaya hidup juga berpengaruh besar terhadap kecepatan penurunan kolagen. Paparan sinar ultraviolet berlebihan, kebiasaan merokok, kurang tidur, konsumsi gula berlebih, serta stres berkepanjangan dapat mempercepat kerusakan serat kolagen di dalam tubuh.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients pada tahun 2023 meninjau berbagai studi mengenai penuaan kulit dan metabolisme kolagen. Penelitian tersebut menjelaskan bahwa penurunan produksi kolagen mulai terjadi sejak usia dewasa muda dan semakin signifikan setelah usia 40 tahun, terutama pada perempuan yang memasuki masa menopause akibat berkurangnya kadar hormon estrogen.
Meski proses penurunan kolagen merupakan bagian alami dari penuaan, beberapa langkah dapat dilakukan untuk memperlambatnya. Mengonsumsi makanan tinggi protein, vitamin C, zinc, dan antioksidan diketahui membantu mendukung pembentukan kolagen secara alami dalam tubuh.
Selain menjaga pola makan, penggunaan tabir surya secara rutin dan penerapan gaya hidup sehat juga menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas kolagen. Dengan perawatan yang tepat, kesehatan kulit dan jaringan tubuh dapat tetap terjaga meski produksi kolagen alami terus mengalami penurunan seiring bertambahnya usia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....