Kenapa Video ASMR Banyak Ditonton?

  • 14 Mei 2026 21:36 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Suara bisikan pelan, ketukan benda, hingga bunyi halaman buku ternyata bisa membuat banyak orang merasa nyaman. Video seperti ini dikenal sebagai ASMR atau Autonomous Sensory Meridian Response dan semakin populer di media sosial maupun platform video.

ASMR biasanya menghadirkan suara lembut yang memicu rasa tenang pada sebagian orang. Tidak sedikit penonton mengaku menggunakan video ASMR untuk menemani belajar, bekerja, bahkan sebelum tidur.

Fenomena ini menarik perhatian peneliti karena efeknya dianggap berkaitan dengan relaksasi tubuh dan suasana hati. Penelitian yang dimuat dalam jurnal PLOS ONE menemukan bahwa sebagian orang mengalami rasa rileks dan penurunan detak jantung saat menonton konten ASMR.

Setiap orang memiliki pemicu ASMR yang berbeda-beda. Ada yang menyukai suara mengetik keyboard, suara hujan, membungkus barang, hingga suara seseorang berbicara dengan nada pelan dan teratur.

Selain memberikan rasa nyaman, ASMR juga dianggap membantu mengurangi rasa kesepian bagi sebagian penonton. Konten dengan suasana tenang dan personal membuat banyak orang merasa seperti sedang ditemani atau diajak berbicara secara langsung.

Meski begitu, tidak semua orang merasakan efek ASMR yang sama. Beberapa orang justru merasa biasa saja atau tidak nyaman dengan suara tertentu karena respons tubuh terhadap suara memang berbeda pada setiap individu.

Popularitas ASMR menunjukkan bahwa hal sederhana seperti suara dapat memengaruhi suasana hati seseorang. Di tengah aktivitas digital yang serba cepat, banyak orang mencari konten yang memberi rasa tenang melalui pengalaman mendengar yang sederhana.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....