Kenali Aroma Parfum Sampai Dry Down
- 14 Mei 2026 21:28 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Banyak orang langsung menilai parfum hanya dari semprotan pertama. Padahal, aroma awal belum tentu menggambarkan karakter asli sebuah parfum setelah beberapa waktu dipakai.
Dalam dunia parfum, aroma terbagi menjadi tiga lapisan yaitu top notes, middle notes, dan base notes. Top notes muncul lebih dulu dan biasanya terasa ringan, segar, atau tajam dalam beberapa menit pertama.
Setelah aroma awal memudar, middle notes mulai muncul dan menjadi inti dari parfum tersebut. Beberapa jam kemudian, base notes akan bertahan paling lama dengan aroma yang lebih hangat, lembut, atau dalam.
Proses perubahan aroma ini dikenal sebagai dry down. Menurut penjelasan Fragrance Foundation dan berbagai literatur parfum, dry down merupakan tahap ketika campuran aroma mulai menyatu dengan suhu serta kondisi kulit pemakainya.
Karena itu, parfum yang awalnya terasa kurang cocok bisa berubah menjadi lebih nyaman setelah didiamkan beberapa saat. Sebaliknya, ada juga parfum yang awalnya wangi tetapi terasa terlalu kuat ketika sudah memasuki tahap akhir aromanya.
Cara paling aman saat mencoba parfum adalah dengan menyemprotkannya di kulit lalu menunggu sekitar 15 sampai 30 menit sebelum memutuskan suka atau tidak. Cleveland Clinic juga menjelaskan bahwa suhu tubuh dan kondisi kulit dapat memengaruhi bagaimana aroma berkembang pada setiap orang.
Memahami proses dry down membantu seseorang memilih parfum dengan lebih tepat dan tidak terburu-buru saat membeli. Aroma parfum bukan hanya soal kesan pertama, melainkan perjalanan wangi yang berubah seiring waktu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....