Bandara Dapat Memicu Kelelahan Mental tanpa Disadari

  • 11 Mei 2026 05:49 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Banyak orang merasa cepat lelah setelah berada lama di bandara meski tidak melakukan aktivitas fisik berat. Kondisi tersebut ternyata dipengaruhi berbagai faktor psikologis dan lingkungan selama perjalanan udara.

Lingkungan bandara membuat otak terus berada dalam kondisi siaga. Penumpang harus memantau jadwal penerbangan, perubahan gate, hingga berbagai informasi perjalanan yang terus diperbarui.

Suara pengumuman berulang di area terminal juga memengaruhi konsentrasi penumpang. Paparan suara terus-menerus dapat meningkatkan kelelahan mental dan membuat otak sulit beristirahat dengan tenang.

Selain itu, aktivitas antre dan pemeriksaan keamanan turut memicu tekanan psikologis ringan. Banyak penumpang merasa lebih tegang saat bepergian karena harus memastikan seluruh proses perjalanan berjalan lancar.

Sebagian orang juga mengalami sensory overload atau kelelahan akibat terlalu banyak rangsangan. Keramaian terminal, pencahayaan terang, suara bising, serta aktivitas manusia yang padat membuat otak bekerja lebih keras dibanding biasanya.

Jurnal internasional Frontiers in Psychology membahas stres yang dialami seseorang selama perjalanan udara. Penelitian lain juga menemukan kebisingan bandara dapat meningkatkan kelelahan kognitif dan memengaruhi fokus serta emosi penumpang.

Fenomena tersebut menunjukkan rasa lelah di bandara bukan sekadar perasaan biasa. Faktor lingkungan, kurang tidur, kecemasan tertinggal pesawat, hingga perubahan zona waktu ikut memengaruhi kondisi tubuh selama melakukan perjalanan udara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....