Bahu Kaku? Waspada Frozen Shoulder

  • 14 Apr 2026 14:57 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Rasa kaku dan nyeri pada bahu sering kali dianggap sepele oleh banyak orang. Padahal, kondisi ini bisa menjadi tanda awal dari frozen shoulder yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Frozen shoulder biasanya ditandai dengan rasa nyeri yang muncul secara perlahan dan semakin memburuk seiring waktu. Kondisi ini membuat pergerakan bahu menjadi terbatas, bahkan untuk aktivitas sederhana seperti mengangkat tangan atau mengenakan pakaian.

Salah satu tanda paling umum adalah kesulitan menggerakkan bahu ke berbagai arah. Penderita sering merasakan kekakuan yang menetap, terutama setelah bangun tidur atau setelah lama tidak digunakan.

Selain itu, nyeri pada bahu juga bisa terasa lebih intens pada malam hari. Hal ini sering menyebabkan gangguan tidur karena posisi tertentu dapat memperparah rasa tidak nyaman pada bahu.

Menurut penelitian dalam bidang ortopedi, frozen shoulder terjadi akibat peradangan dan penebalan kapsul sendi bahu. Kondisi ini membuat jaringan di sekitar sendi menjadi kaku dan sulit digerakkan.

Beberapa faktor risiko yang dapat memicu kondisi ini antara lain cedera bahu, diabetes, hingga kurangnya aktivitas fisik. Orang yang jarang menggerakkan bahu dalam jangka waktu lama juga lebih berisiko mengalami kondisi ini.

Jika tidak ditangani dengan tepat, frozen shoulder dapat berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Oleh karena itu, penting untuk segera melakukan pemeriksaan dan terapi seperti fisioterapi agar fungsi bahu dapat kembali normal secara bertahap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....