Atasi Jerawat dengan Pasta Gigi, Mitos atau Fakta?

  • 31 Mar 2026 11:15 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Jerawat menjadi salah satu masalah kulit yang paling umum dialami banyak orang. Namun, masih banyak mitos yang beredar terkait cara mengobatinya, sehingga sering menimbulkan kesalahpahaman.

Dalam dermatologi, jerawat terjadi akibat penyumbatan pori-pori oleh minyak dan sel kulit mati. Faktor hormon, bakteri, dan gaya hidup juga berperan dalam munculnya jerawat.

Salah satu mitos yang sering dipercaya adalah bahwa jerawat tidak boleh disentuh sama sekali. Faktanya, menyentuh wajah dengan tangan kotor memang berisiko memperparah kondisi, tetapi perawatan yang tepat tetap diperlukan.

Mitos lain menyebutkan bahwa pasta gigi bisa menghilangkan jerawat secara instan. Padahal, bahan dalam pasta gigi justru dapat menyebabkan iritasi dan membuat kulit semakin sensitif.

Penelitian dalam Journal of the American Academy of Dermatology menunjukkan bahwa penggunaan produk yang mengandung bahan aktif seperti benzoyl peroxide dan salicylic acid lebih efektif. Bahan ini bekerja dengan mengurangi bakteri dan membersihkan pori-pori.

Selain itu, banyak yang mengira jerawat hanya dialami oleh remaja. Faktanya, jerawat juga dapat muncul pada orang dewasa akibat stres, hormon, atau pola hidup yang kurang sehat.

Dengan memahami perbedaan antara mitos dan fakta, masyarakat dapat memilih metode perawatan yang tepat. Penanganan yang benar tidak hanya membantu mengatasi jerawat, tetapi juga menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....