Social Battery Drop usai Lebaran?
- 27 Mar 2026 16:50 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Setelah momen Lebaran yang penuh silaturahmi, banyak orang merasa kelelahan secara sosial. Kondisi ini sering disebut sebagai social battery drop, yaitu menurunnya energi akibat intensitas interaksi yang tinggi.
Selama Lebaran, aktivitas bertemu keluarga, teman, hingga menghadiri berbagai acara membuat waktu istirahat menjadi berkurang. Hal ini dapat memicu kelelahan mental meskipun secara fisik terlihat baik-baik saja.
Fenomena ini umum terjadi, terutama pada individu yang cenderung introvert. Interaksi sosial yang berlebihan dapat menguras energi sehingga membutuhkan waktu untuk memulihkannya kembali.
Penelitian dalam Journal of Personality and Social Psychology menunjukkan bahwa kebutuhan energi sosial setiap individu berbeda-beda. Setelah periode interaksi intens, tubuh dan pikiran memerlukan waktu untuk kembali ke kondisi seimbang.
Untuk memulihkan social battery, penting meluangkan waktu untuk diri sendiri atau me time. Aktivitas sederhana seperti membaca, menonton, atau berjalan santai dapat membantu mengembalikan energi.
Selain itu, mengatur kembali rutinitas harian juga membantu proses pemulihan. Kembali ke pola tidur yang teratur dan membatasi interaksi sosial sementara waktu dapat mempercepat pemulihan mental.
Dengan memahami kebutuhan diri, kelelahan sosial setelah Lebaran dapat diatasi dengan lebih baik. Menjaga keseimbangan antara interaksi sosial dan waktu pribadi menjadi kunci utama untuk menjaga kesehatan mental.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....