Jangan Tertipu Ukurannya: Kue Lebaran Kecil, Kalori Besar

  • 21 Mar 2026 09:23 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Lebaran identik dengan berbagai hidangan lezat, terutama kue kering seperti nastar, kastengel, dan kue sagu. Bentuknya yang kecil dan rasanya yang enak sering membuat kita tanpa sadar makan dalam jumlah banyak. Padahal, di balik ukurannya yang mungil, tersimpan kalori yang cukup besar.

Dokter mengingatkan masyarakat agar tidak berlebihan mengonsumsi kue kering saat Hari Raya. Sebab, satu butir nastar saja mengandung sekitar 40 hingga 76 kilokalori (kkal). Artinya, jika seseorang mengonsumsi tiga butir nastar, jumlah kalorinya sudah mencapai 120 hingga 225 kkal setara dengan satu piring nasi.

Hal ini sering tidak disadari karena kue kering dianggap sebagai camilan ringan. Padahal, bahan dasar seperti tepung, gula, dan mentega membuat kandungan kalorinya cukup tinggi. Jika dikonsumsi terus-menerus tanpa kontrol, dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan secara signifikan.

Tak hanya nastar, kue lain seperti kastengel dan kue sagu juga memiliki kandungan kalori yang tidak kalah tinggi. Kastengel misalnya, kaya akan keju dan mentega, sementara kue sagu mengandung gula dan santan. Kombinasi ini menjadikannya padat energi meskipun terlihat kecil.

Kondisi ini menjadi perhatian khusus, terutama bagi masyarakat yang memiliki riwayat penyakit seperti diabetes, kolesterol tinggi, atau obesitas. Konsumsi berlebihan dapat memicu lonjakan gula darah dan memperburuk kondisi kesehatan.

Namun, bukan berarti masyarakat tidak boleh menikmati kue Lebaran sama sekali. Kuncinya adalah mengatur porsi dan frekuensi konsumsi. Cukup ambil beberapa butir sebagai pelengkap, bukan sebagai camilan utama yang dikonsumsi terus-menerus.

Selain itu, disarankan untuk mengimbanginya dengan makanan bergizi seperti buah dan sayur, serta tetap menjaga aktivitas fisik. Dengan begitu, momen Lebaran tetap bisa dinikmati tanpa mengorbankan kesehatan.

Jadi, sebelum mengambil kue Lebaran lagi, ingatlah: kecil bentuknya, tapi besar efeknya. Bijaklah dalam mengonsumsi agar silaturahmi tetap hangat dan tubuh tetap sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....