Sering Mengunyah Es Batu? Ini Dampaknya untuk Tubuh

  • 22 Feb 2026 18:38 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Kebiasaan mengunyah es batu sering dianggap sepele dan bahkan menyegarkan, terutama saat cuaca panas. Namun, kebiasaan ini ternyata bisa berdampak pada kesehatan gigi dan tubuh jika dilakukan terlalu sering.

Dalam dunia medis, kebiasaan mengunyah es batu dikenal sebagai bagian dari perilaku pica, yaitu dorongan mengonsumsi benda non-makanan. Pada sebagian orang, kebiasaan ini muncul karena sensasi dingin dan renyah yang dianggap menenangkan. Meski begitu, para ahli mengingatkan bahwa mengunyah es batu tidak sepenuhnya aman.

Dampak yang paling umum adalah kerusakan gigi. Tekstur es yang keras dapat menyebabkan enamel gigi retak atau terkikis. Jika dilakukan terus-menerus, gigi bisa menjadi sensitif bahkan berisiko patah. Selain itu, tekanan berulang saat menggigit es juga dapat mengganggu tambalan atau perawatan gigi yang sudah ada.

Tidak hanya gigi, kebiasaan ini juga berpotensi menimbulkan masalah pada gusi dan rahang. Gerakan mengunyah benda keras dapat memicu nyeri pada sendi rahang serta iritasi pada jaringan gusi. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa membuat aktivitas makan terasa tidak nyaman.

Menariknya, kebiasaan mengunyah es batu terkadang dikaitkan dengan kekurangan zat besi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penderita anemia defisiensi besi memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk mengunyah es. Sensasi dingin diduga memberikan efek meningkatkan kewaspadaan sementara, meski mekanismenya belum sepenuhnya dipahami.

Untuk mengurangi kebiasaan ini, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Mengganti es batu dengan minuman dingin tanpa es, mengunyah buah segar, atau permen karet bebas gula bisa menjadi alternatif yang lebih aman. Jika kebiasaan mengunyah es terasa sulit dihentikan, konsultasi dengan tenaga kesehatan dapat membantu menemukan penyebabnya.

Secara umum, sesekali mengunyah es batu mungkin tidak langsung berbahaya. Namun, jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan ini berpotensi merusak kesehatan gigi dan menandakan kondisi tubuh tertentu. Karena itu, menjaga pola makan bergizi serta rutin memeriksakan kesehatan gigi menjadi langkah penting untuk mencegah dampak yang tidak diinginkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....