Angkat Isu Trauma Psikologis Drakor Terbaru

  • 27 Jan 2026 14:16 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu -  Drama Korea Can This Love Be Translated? yang tayang perdana di Netflix pada 16 Januari 2026 menarik perhatian publik berkat tema yang diangkat. Selain menyuguhkan kisah romansa, drama ini juga menyoroti isu kesehatan mental melalui karakter utama perempuan. Salah satu peran yang banyak dibicarakan adalah Cha Mu-hee. Karakter tersebut diperankan oleh Go Youn-jung.

Cha Mu-hee digambarkan sebagai seorang aktris papan atas dengan citra publik yang sempurna. Di hadapan kamera dan penggemar, ia tampil ceria, elegan, dan penuh pesona. Namun, kehidupan pribadinya menunjukkan sisi yang sangat berbeda. Di balik popularitasnya, Mu-hee menyimpan luka emosional yang mendalam.

Sejumlah penonton sempat menafsirkan perubahan suasana hati Mu-hee sebagai gangguan bipolar. Namun, narasi drama menunjukkan bahwa kondisi psikologis yang dialami lebih berkaitan dengan trauma masa kecil. Perubahan kepribadian yang muncul merupakan dampak dari pengalaman traumatis yang belum terselesaikan. Hal ini menjadi salah satu lapisan penting dalam pengembangan karakter.

Drama ini mengarah pada penggambaran gangguan identitas disosiatif atau Dissociative Identity Disorder (DID). Mu-hee digambarkan memiliki alter ego bernama Do Ra-mi. Alter ego tersebut kerap muncul dalam situasi penuh tekanan emosional. Kehadiran Do Ra-mi menciptakan konflik batin yang intens dalam diri Mu-hee.

Do Ra-mi merupakan sosok yang merepresentasikan sisi gelap dan terluka dari Mu-hee. Karakter ini sering muncul dalam bentuk halusinasi dan mengambil alih kepribadian utama. Adegan-adegan tersebut menjadi titik emosional yang kuat dalam cerita. Penonton diajak memahami kompleksitas kondisi psikologis yang dialami tokoh utama.

Trauma masa kecil Mu-hee berkaitan dengan relasinya bersama sang ibu. Pengalaman tersebut membentuk mekanisme pertahanan diri yang ekstrem. Ia kerap merasa tidak layak dicintai dan cenderung menyabotase kebahagiaannya sendiri. Konflik ini menjadi benang merah dalam perkembangan cerita.

Perjalanan penyembuhan Cha Mu-hee menjadi fokus utama sepanjang 12 episode. Proses tersebut digambarkan tidak instan dan penuh tantangan. Dukungan emosional datang dari Joo Ho-jin, seorang penerjemah yang diperankan Kim Seon-ho. Relasi keduanya berkembang secara perlahan dan berimbang.

Kehadiran Joo Ho-jin membantu Mu-hee menghadapi masa lalu dan menerima sisi rapuh dirinya. Hubungan mereka tidak hanya bersifat romantis, tetapi juga terapeutik. Drama ini menekankan pentingnya komunikasi, empati, dan penerimaan diri. Proses pemulihan digambarkan secara manusiawi.

Dengan pendekatan naratif tersebut, Can This Love Be Translated? menghadirkan drama romansa yang berpadu dengan isu kesehatan mental. Go Youn-jung berhasil memerankan sosok “dua wajah” yang populer namun rapuh. Drama ini sekaligus membuka ruang diskusi tentang trauma psikologis. Isu tersebut disajikan secara halus dan menyentuh.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....