Apa Itu Hari Cello Internasional ?
- 29 Des 2024 05:25 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu : Tanggal 29 Desember diperingati Hari Cello Internasional. Cello merupakan alat musik dawai yang dimainkan dengan cara digesek. Hampir sama seperti biola namun bedanya cello memiliki ukuran yang besar.
Melansir National Today, Hari Cello Internasional diadakan untuk mengenang salah satu musisi dan komposer paling terkenal sepanjang masa, Pablos Casals. Casals dikenal sebagai orang yang hebat dengan bakat memainkan musik dawai. Mulai dari biola hingga cello. Pada hari ini, semua cellis biasanya mengenang Casals sebagai salah satu tokoh penting dalam perkembangan cello.
Cello diyakini sudah ada sejak abad ke-16. Dulunya orang menyebutnya dengan “violoncello” atau bahasa italianya “biola kecil“. Lalu pada abad ke-18 cello semakin berkembang. Banyak musisi terkenal memainkan instrumen musik ini. Kepopuleran cello berkembang hingga masuk ke industri musik modern.
Seperti namanya, dalam musik keroncong cello dipetik dengan ibu jari dan telunjuk. Irama keroncong pada cello memainkan tiga sampai empat not (nada) secara bergantian, atau setidaknya dua not dalam satu akord. Selain itu, senar pada cello terbuat dari nilon. Cello senar antiritmik memainkan bass, di mana cello ini dimainkan setelah dentuman bass yang kuat.
Dilansir dari buku Paradigma Pendidikan Praktis dalam Pembelajaran Seni Musik untuk Anak di Sekolah Dasar (2023) oleh Nur Fajrie, cara memainkan alat musik cello yakni digesek dan dipetik. Awalnya, cello merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara digesek, namun selain itu, ada juga teknik yang bisa digunakan pada cello, yaitu pizzicato (memetik). Teknik tersebut merupakan salah satu teknik yang digunakan untuk memainkan cello pada keroncong.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....