Night Terror pada Anak

  • 23 Des 2024 10:16 WIB
  •  Bengkulu

KBRN Bengkulu : Pernahkah Anda mendengar anak Anda tiba-tiba berteriak dan menangis histeris di tengah malam tanpa sebab yang jelas? Jika iya, mungkin anak Anda mengalami night terror. Night terror adalah gangguan tidur yang sering terjadi pada anak-anak, terutama pada usia 3-12 tahun. Kondisi ini dapat sangat menakutkan bagi orang tua, namun penting untuk dipahami bahwa night terror bukanlah mimpi buruk biasa.

Saat mengalami night terror, anak akan tampak sangat ketakutan, berkeringat, jantung berdebar kencang, dan sulit untuk dibangunkan. Meskipun terlihat sangat nyata, anak biasanya tidak akan mengingat apa-apa setelah episode night terror berakhir. Kondisi ini sering terjadi selama fase tidur yang dalam, beberapa jam setelah anak tertidur.

Penyebab pasti night terror hingga kini belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa faktor yang diduga dapat memicu terjadinya night terror antara lain kelelahan, demam, stres, perubahan lingkungan, dan gangguan pernapasan. Selain itu, faktor genetik juga dipercaya berperan dalam munculnya night terror.

Meskipun night terror dapat membuat orang tua merasa khawatir, kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan seringkali hilang dengan sendirinya seiring bertambahnya usia anak. Namun, jika night terror terjadi secara sering dan mengganggu aktivitas sehari-hari anak, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Untuk membantu anak mengatasi night terror, orang tua dapat melakukan beberapa hal, seperti menjaga jadwal tidur yang teratur, menciptakan lingkungan tidur yang nyaman dan tenang, serta menghindari paparan stres sebelum tidur. Selain itu, penting juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada anak saat mengalami night terror.

Penting untuk diingat bahwa night terror berbeda dengan mimpi buruk. Pada mimpi buruk, anak akan terbangun sepenuhnya dan dapat menceritakan mimpi buruknya. Sementara itu, pada night terror, anak akan tetap tertidur dan sulit untuk dibangunkan. Jika Anda merasa anak Anda mengalami night terror, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter anak untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....