Pertahankan Usahanya, UMKM di Kaur Terus Berinovasi
- 31 Agt 2025 19:55 WIB
- Bengkulu
KBRN Bengkulu : Menjalankan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) nyatanya tidak segampang membalikan telapak tangan. Berbagai usaha untuk mempertahankan eksistensi produk olahanpun terus di lakukan oleh pelaku UMKM.
Seperti yang dilakukan oleh Wiwin Novera selaku owner dari kopi bubuk Cap Riwin Putri, yang meruapakan salah satu pelaku UMKM di Kabupaten Kaur. Wiwin mengaku usaha bubuk kopinya ini sudah berdiri sejak tahun 1999, diamana awalnya usaha bubuk kopi ini dikelola oleh ayahnya, namun pada tahun 2011 usaha kopi bubuk ini berhenti lantaran ayah Wiwin meninggal dunia. Kemudian pada tahun 2018 Wiwin kembali mencoba melanjutkan usaha keluaragnya tersebut hingga saat ini.
"Usaha produksi bubuk kopi sebenernya merupaka usaha keluarga yang sudah berdiri sejak tahun 1999, dan sudah sangat terkenal dimasanya, namun semenjak ayak saya meningggal usaha ini fakum kurang lebih selama 7 tahun, dan di tahun 2018 saya ber inisiatif untuk mencoba melanjutkannya kembali"ungkap Wiwin.
Sebagai langkah menarik minat konsumen serta mengikuti perkembangan zaman proses pembuatan bubuk kopi cap riwin putri tidak lagi dilakukan secara tradisional, namun telah menggunakan mesin roasting, Selain itu kemasannya juga telah lebih modren yakni menggunakan standing pouch.
"Tentunya untuk proses pembuatan bubuk kopi pada saat ini sudah lebih modren, kalau dulu kan kemasannya masih opp kalau sekarang kan kota sudah pake standing pouch. Kita juga sudah gunakan mesin roasting, hingga mesin penghalus bubuk. Selain itu kita juga sudah BPOM dan sudah tersetifikasi halal juga, " jelasnya
Selain untuk meneruskan perjuangan orang tuanya dalam mnegolah bisnis bubuk kopi, tujuan wiwin untuk kembali melanjutkan usaha bubuk ini ialah untuk membantu petani kopi khususnya di Kecamatan Maje agar tidak kesulitan untuk menjual hasil panen kopinya. Dimana dalam 1 minggu ia dapat mengahabiskan 100kg biji kopi untuk di produksi.
Wiwin menyebut buah kopi yang dihasilkan oleh patani di Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur ini memiliki kadar air yang rendah. Sehingga saat diroasting hasilnya akan lebih bagus dan hal ini lah yang menjadi keunggulan Kopi Bubuk miliknya.
Selain itu, Wiwin juga mengatakan bahwa ia selalu menjaga kualitas rasa dari bubuk kopi olahanya, memberikan bubuk kopi yang fresh kepada konsumen. Dimana setiap 3 atau 2 hari sekali wiwin melakukan peroastingan dan selesai produksi bubuk kopi langsung disebar ke toko-toko langgananya
" Kami melakukan roasting setiap 3 atau 1 kali sehari, hal itu kami lakuman untuk mempertahankan kualitas bubuk kopi kami agar selalu fresh ketika tiba kepada konsumen, kami gak mau lama-lama , kadi kalau selesai roasting langsung kami sebar, jadi wangi dan cita rasa kopi kami tetap terjaga"terangnya
Bagi pecinta kopi yang yang ingin mencicipi rasa bubuk kopi cap riwin putri bisa anda jumpai di toko-toko yang berada di Maje Nasal, atau bisa juga pesan memalui online di facebook pribadi Wiwin Novera.