Penyaluran KUR di Bengkulu Capai Rp3,05 Triliun
- 20 Sep 2026 10:29 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu — Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu, Zaid Burhan Ibrahim mengatakan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Provinsi Bengkulu hingga September 2026 mencapai Rp3,05 triliun. KUR tersebut telah dimanfaatkan 35.843 debitur atau para pelaku UMKM.
"Penyaluran KUR tersebut tersebar di seluruh kabupaten dan kota. Berdasarkan data per 10 September 2026, penyaluran terbesar tercatat di Kabupaten Kepahiang dengan nilai Rp572,45 miliar kepada 5.306 debitur," kata dia, Minggu 20 September 2026.
Selain Kepahiang, penyaluran KUR cukup besar tercatat di Kabupaten Lebong sebesar Rp570,76 miliar kepada 6.099 debitur dan Kabupaten Bengkulu Tengah sebesar Rp459,23 miliar kepada 4.581 debitur. Sementara Kabupaten Kaur menyalurkan Rp346,56 miliar kepada 4.575 debitur dan Kabupaten Rejang Lebong Rp306,67 miliar kepada 3.622 debitur.
Adapun penyaluran di Kabupaten Bengkulu Selatan mencapai Rp209,40 miliar kepada 3.274 debitur, Kota Bengkulu Rp204,54 miliar kepada 2.386 debitur, serta Kabupaten Seluma Rp174,14 miliar kepada 2.453 debitur. Kabupaten Mukomuko tercatat Rp119,48 miliar kepada 1.835 debitur, sedangkan Kabupaten Bengkulu Utara Rp92,20 miliar kepada 1.712 debitur.
Berdasarkan jenis pekerjaan, mayoritas debitur KUR di Bengkulu merupakan wiraswasta dengan 29.051 debitur dan nilai penyaluran Rp2,44 triliun. Selanjutnya kategori lain-lain atau badan usaha sebanyak 3.894 debitur dengan penyaluran Rp409,10 miliar dan petani sebanyak 2.117 debitur dengan nilai Rp137,54 miliar.
Zaid mengatakan program KUR menjadi salah satu instrumen pembiayaan bagi pelaku usaha untuk memperoleh akses permodalan melalui lembaga penyalur. Pemerintah bersama bank penyalur memastikan proses penyaluran KUR mengikuti aturan dan regulasi yang berlaku.
"KUR menjadi bentuk afirmasi pemerintah untuk mempermudah akses permodalan bagi pelaku UMKM. Dengan adanya KUR para pelaku UMKM bisa mendapatkan tambahan modal dalam mengembangkan usaha, " tutur Zaid.
Pelaku UMKM di Kabupaten Mukomuko, Khairul menjadi salah satu pengakses KUR dengan pinjaman modal usaha di bawah Rp100 juta. Diakuinya, KUR sangat membantu dalam pengembangan usaha selain bunga yang rendah juga syarat yang mudah dipenuhi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....