Tren Sepeda Lipat Kembali Mengaspal, Dorong Gaya Hidup Modern dan Perkuat Industri

  • 03 Jun 2026 11:38 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Fenomena gowes atau bersepeda kembali marak di berbagai kota Indonesia setelah sempat meredup pascapandemi Covid-19 beberapa tahun. Kini, bersepeda tidak hanya menjadi olahraga, tetapi berkembang sebagai gaya hidup modern dan ramah lingkungan berkelanjutan.

Melansir dari laman UMKM, masyarakat semakin memilih sepeda sebagai transportasi alternatif untuk mendukung mobilitas harian sekaligus mengurangi kemacetan perkotaan. Tren tersebut turut memperlihatkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan kelestarian lingkungan.

Salah satu jenis sepeda yang paling diminati masyarakat saat ini adalah sepeda lipat karena praktis digunakan. Sepeda lipat mudah dibawa bepergian serta dapat masuk transportasi umum seperti MRT maupun KRL perkotaan.

Keunggulan tersebut membuat sepeda lipat banyak dipilih pekerja kantoran dan mahasiswa yang beraktivitas di kota besar. Kemudahan penggunaan serta fleksibilitasnya menjadikan sepeda lipat semakin relevan mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat modern saat.

Asosiasi Industri Persepedaan Indonesia menyebut permintaan sepeda nasional mencapai antara 5,5 juta hingga 7 juta unit. Namun, kapasitas produksi pabrikan lokal saat ini baru mampu memenuhi sekitar 2,5 juta unit tahunan.

Kondisi tersebut menunjukkan perlunya dukungan terhadap industri nasional melalui penyediaan komponen penting dalam jumlah besar. Ketersediaan ban, rantai, dan gear produksi lokal diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.

Selain memenuhi pasar domestik, sepeda buatan Indonesia juga memiliki peluang besar menembus pasar ekspor global. Dukungan standar mutu melalui SNI 9232:2023 diharapkan memperkuat daya saing sekaligus menjamin keselamatan pengguna sepeda.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....