Pelaku UMKM Bordir di Bengkulu Mengeluh Harga Bahan Baku Naik
- 14 Apr 2026 11:17 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu Pelaku usaha kecil menengah (UMKM) di Kota Bengkulu, khususnya di bidang jasa bordir, kini menghadapi kondisi yang semakin lesu. Hal ini dipicu oleh kenaikan harga bahan baku serta ketatnya persaingan, terutama dari pelaku usaha berbasis online.
Salah satu pelaku usaha bordir di kawasan Pasar Minggu, Bang Jalil, pemilik usaha Rifat Bordir, mengungkapkan bahwa permintaan jasa bordir dalam beberapa waktu terakhir mengalami penurunan. Menurutnya, kondisi ini tidak lepas dari maraknya pelaku usaha sejenis yang menawarkan jasa melalui platform online dengan harga yang relatif lebih murah.
“Permintaan agak menurun sekarang, karena banyak pesaing terutama dari online yang berani pasang harga lebih rendah,” ujar Bang Jalil.
Selain itu, kenaikan harga bahan baku seperti kain dan benang juga turut menjadi beban bagi pelaku usaha. Ia menjelaskan bahwa kenaikan tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya harga plastik yang berdampak pada distribusi dan produksi bahan bordir.
Meski demikian, Bang Jalil mengaku belum menaikkan harga jasa bordir yang ditawarkannya. Hal ini dilakukan karena kenaikan bahan baku dinilai masih belum terlalu signifikan, sehingga ia masih berupaya mempertahankan harga agar tetap terjangkau bagi pelanggan.
Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, Bang Jalil memilih untuk mengedepankan kualitas dan kepercayaan pelanggan. Ia menegaskan bahwa hasil bordir yang rapi serta ketepatan waktu pengerjaan menjadi keunggulan utama usahanya.
“Kami tetap jaga kualitas dan kepercayaan pelanggan. Selama ini banyak pelanggan puas dengan hasil dan ketepatan waktu pengerjaan,” tambahnya.
Meski kondisi usaha tidak sebaik sebelumnya, Bang Jalil mengaku usaha bordir yang dijalaninya masih cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Namun, ia juga harus mengatur keuangan dengan cermat karena sebagian penghasilan digunakan untuk membayar sewa tempat usaha serta kebutuhan sehari-hari, termasuk biaya untuk anak.
Para pelaku UMKM berharap adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah maupun masyarakat agar usaha kecil seperti jasa bordir dapat terus bertahan di tengah berbagai tantangan ekonomi saat ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....