Dampak kenaikan harga Plastik, Pedagang Mulai Mengurangi Penggunaan Plastik

  • 08 Apr 2026 08:15 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Kenaikan harga bahan plastik mulai dirasakan sejumlah pelaku usaha. Lonjakan harga plastik dan kertas nasi membuat biaya operasional harian meningkat, sehingga para pedagang harus mencari cara agar tidak ikut menaikkan harga jual.

Salah satu pedagang sarapan pagi di Sawah Lebar, Kota Bengkulu, Siti Juleha, mengatakan bahwa ia terpaksa mengurangi penggunaan plastik dengan tidak lagi menyediakan plastik secara terpisah bagi pembeli lontong karena harga kemasan terus naik, yang biasanya setiap pembelian makanan seperti kerupuk dan sambal itu secara terpisah.

Di tengah kondisi tersebut, Siti tetap berusaha mempertahankan kualitas dagangannya agar pelanggan tidak kecewa. Ia menilai bahwa menjaga kepercayaan pembeli lebih penting daripada sekadar menambah keuntungan di tengah naiknya biaya operasional.

“Lonjakan harga plastik dan kertas nasi membuat biaya operasional harian saya meningkat, sementara keuntungan semakin menipis karena saya tidak menaikkan harga jual. Penggunaan plastik terpaksa saya kurangi, dan pembeli lontong kini tidak bisa lagi meminta plastik secara terpisah,” ujarnya.

Siti berharap kondisi ini tidak berlangsung lama, karena kenaikan harga kemasan sangat memengaruhi kelancaran usaha kecil seperti miliknya. Ia juga berharap ada solusi yang dapat meringankan beban pelaku usaha agar mereka tetap bisa berjualan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. (ELni)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....