Pelaku Usaha Penjahit di Kota Bengkulu Kebanjiran Pesanan jelang Hari Raya
- 13 Mar 2026 08:10 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Menjelang Hari Raya Idulfitri, permintaan jasa jahit pakaian Lebaran biasanya mengalami peningkatan. Kondisi ini juga dirasakan oleh salah satu penjahit di kawasan Kuala Alam, Kota Bengkulu, Bude Ninik, yang mengaku kebanjiran pesanan menjelang Ramadan.
Bude Ninik yang telah menekuni profesi sebagai penjahit selama hampir 30 tahun mengatakan, pesanan jahit dan permak baju sudah mulai berdatangan bahkan sebelum Ramadan tiba. Akibat tingginya permintaan, pada minggu pertama puasa dirinya biasanya sudah tidak lagi menerima pesanan baru karena khawatir tidak dapat menyelesaikannya tepat waktu, terlebih semua pekerjaan dikerjakan sendiri tanpa bantuan karyawan.
Ia mengaku memilih tidak mempekerjakan karyawan karena pernah mengalami pengalaman kurang menyenangkan yang membuat pelanggan setianya kecewa. Hal tersebut membuatnya harus bekerja dua kali lebih keras untuk mengembalikan kepercayaan pelanggan.
“Pesanan jahit dan permak baju biasanya sudah mulai berdatangan bahkan sebelum Ramadan tiba. Karena permintaan cukup banyak, pada minggu pertama puasa saya biasanya sudah tidak menerima pesanan baru lagi karena khawatir tidak bisa menyelesaikannya tepat waktu, apalagi semua pekerjaan saya kerjakan sendiri tanpa bantuan karyawan,” ujarnya, Jumat 13 Maret 2026.
Selama Ramadan, Bude Ninik biasanya hanya mampu menyelesaikan satu baju dalam sehari. Namun jika hanya memotong bahan, ia masih dapat mengerjakannya lebih dari satu. Waktu kerjanya pun harus disesuaikan karena ia juga harus menyiapkan menu berbuka puasa di rumah.
Meningkatnya pesanan menjelang Ramadan menunjukkan bahwa jasa penjahit masih sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk menyiapkan pakaian hari raya. Dengan keterbatasan yang ada, Bude Ninik tetap berusaha menyelesaikan setiap pesanan dengan baik agar pelanggan dapat mengenakan pakaian baru saat Idul fitri. ( Elni )