Emping Melinjo Bengkulu Camilan yang Gurih dan Renyah

  • 24 Feb 2025 08:42 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu : Emping melinjo merupakan salah satu camilan tradisional khas Bengkulu yang memiliki cita rasa gurih dan renyah. Terbuat dari biji melinjo yang diolah secara tradisional, emping ini menjadi makanan ringan favorit masyarakat setempat dan banyak dicari sebagai oleh-oleh khas Bengkulu. Selain rasanya yang lezat, emping melinjo juga memiliki nilai ekonomi tinggi karena banyak diproduksi oleh industri rumah tangga.

Pembuatan emping melinjo masih mempertahankan cara tradisional agar menghasilkan tekstur yang renyah dan cita rasa yang khas. Prosesnya diawali dengan pemilihan biji melinjo yang sudah matang dan berkualitas baik. Setelah itu, biji melinjo dikukus atau disangrai hingga kulitnya mudah dikupas.

Biji melinjo yang telah bersih kemudian dipipihkan dengan cara dipukul menggunakan palu kayu di atas alas batu atau kayu. Setelah menjadi lempengan tipis, emping dijemur di bawah sinar matahari hingga kering. Proses pengeringan ini penting agar emping bisa bertahan lama dan menghasilkan kerenyahan yang sempurna saat digoreng.

Setelah kering, emping melinjo siap dikemas atau langsung digoreng. Untuk menambah variasi rasa, beberapa produsen menambahkan bumbu seperti garam, gula, atau cabai, sehingga tersedia pilihan emping manis, asin, dan pedas.

Emping melinjo telah lama menjadi salah satu produk unggulan di Bengkulu. Banyak masyarakat yang menggantungkan hidup dari usaha produksi emping, terutama di daerah yang memiliki banyak pohon melinjo. Salah satu sentra penghasil emping terbesar di Bengkulu berada di Kabupaten Kepahiang dan Kabupaten Bengkulu Utara.

Produk ini tidak hanya dijual di pasar tradisional, tetapi juga telah merambah ke toko oleh-oleh dan bahkan dijual secara online. Kemasan emping melinjo juga semakin modern, sehingga lebih menarik dan mudah dibawa sebagai buah tangan bagi wisatawan yang berkunjung ke Bengkulu.

Selain rasanya yang lezat, emping melinjo juga mengandung berbagai nutrisi, seperti protein, karbohidrat, dan serat. Namun, karena melinjo mengandung purin yang cukup tinggi, penderita asam urat disarankan untuk mengonsumsinya dalam jumlah terbatas.

Agar emping melinjo Bengkulu tetap lestari dan semakin dikenal luas, para pengrajin terus berinovasi dalam varian rasa dan kemasan. Pemerintah daerah juga berperan dalam memberikan pelatihan kepada pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk meningkatkan kualitas produksi dan pemasaran.

Dengan cita rasa yang khas dan nilai ekonominya yang tinggi, emping melinjo tetap menjadi camilan favorit sekaligus produk unggulan dari Bengkulu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....