Realisasi KUR Bengkulu Capai Rp3,3 Triliun, Tumbuh 10,91%
- 02 Feb 2025 19:44 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu : Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu, Mohamad Irfan Surya Wardana, mengatakan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di wilayah Bengkulu hingga 31 Desember 2024 mencapai Rp3,3 triliun, tumbuh sebesar 10,91% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, pembiayaan ultra mikro juga mencatat pertumbuhan sebesar 8,26% dengan nilai penyaluran mencapai Rp95,91 miliar.
Dalam paparannya, Irfan menyebut jika penyaluran KUR terbesar dari sisi jumlah debitur berada di Kabupaten Bengkulu Utara, diikuti oleh Kota Bengkulu, Kabupaten Seluma, dan Kabupaten Mukomuko. Namun, dari sisi nilai penyaluran, Kabupaten Mukomuko mencatat angka tertinggi dengan realisasi sebesar Rp631,4 miliar, disusul oleh Kabupaten Bengkulu Utara sebesar Rp607,97 miliar, dan Kota Bengkulu sebesar Rp542,14 miliar.
“Mayoritas KUR digunakan untuk debitur mikro, dengan jumlah mencapai 43,4 ribu debitur dan nilai penyaluran sebesar Rp2,09 triliun. Sementara itu, KUR skala kecil mencatat penyaluran sebesar Rp1,2 triliun,” jelas Irfan, Minggu (2/2/25).
Dari segi tingkat pendidikan, penerima KUR didominasi oleh lulusan SMA, diikuti oleh lulusan sekolah dasar sebanyak 17,05 ribu debitur, sarjana sebanyak 3.424 debitur, SMP sebanyak 1.986 debitur, dan diploma sebanyak 1.147 debitur. “Ini menunjukkan bahwa KUR telah dimanfaatkan oleh berbagai lapisan masyarakat dengan latar belakang pendidikan yang beragam,” tambahnya.
Sektor pertanian dan perkebunan menjadi sektor utama penyaluran KUR di Bengkulu, mengingat sektor ini merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Selain itu, sektor perdagangan besar dan eceran juga mencatat penyaluran KUR yang signifikan, dengan 12.293 debitur dan nilai penyaluran mencapai Rp896,14 miliar.
"Sektor jasa masyarakat, sosial budaya, hiburan, dan perorangan lainnya juga turut menikmati manfaat dari program KUR ini," jelas Irfan.
Pemerintah juga mengapresiasi peran perbankan dalam penyaluran KUR. Sepanjang tahun 2024, Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi bank paling aktif dengan menyalurkan KUR kepada 41.749 debitur senilai Rp2,2 triliun. Bank Mandiri menyusul di posisi kedua dengan 3.147 debitur dan nilai penyaluran sebesar Rp560 miliar.
Dengan capaian ini, program KUR diharapkan dapat terus menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung pemulihan dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bengkulu.
“Kami berharap penyaluran KUR ini dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi di Bengkulu, khususnya bagi UMKM dan sektor-sektor strategis seperti pertanian dan perdagangan,” pungkas Irfan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....