Harga Emas Naik Kamis, 10 September 2026, Simak Tips Investasi Aman

  • 10 Sep 2026 09:49 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan kenaikan pada perdagangan hari ini, Kamis, 10 September 2026. Berdasarkan data resmi dari laman logammulia.com, harga jual emas Antam naik sebesar Rp15.000 per gram dibandingkan hari sebelumnya. Kenaikan ini membawa emas Antam ke level yang kian kokoh di pasar logam mulia domestik.

Dengan pergerakan tersebut, harga jual emas batangan Antam kini berada di angka Rp2.475.000 per gram. Kenaikan ini merata pada berbagai ukuran unit emas yang disediakan oleh Antam, mulai dari ukuran terkecil 0,5 gram hingga cetakan terbesar 1.000 gram. Tren penguatan harga ini dipicu oleh dinamika pasar keuangan global serta pergerakan nilai tukar mata uang.

Sementara itu, harga beli kembali (buyback) oleh pihak Antam juga mengalami penyesuaian signifikan. Hari ini, harga buyback ditetapkan sebesar Rp2.625.000 per gram. Angka ini merupakan harga yang didapatkan oleh pemilik emas jika ingin menjual kembali batangan emas mereka ke gerai Antam.

Melonjaknya harga emas menjadikan instrumen ini makin dilirik oleh masyarakat luas sebagai sarana perlindungan nilai kekayaan (safe haven). Meski demikian, para investor pemula diimbau untuk tidak gegabah dan terburu-buru melakukan pembelian hanya karena tergiur kenaikan harga harian. Strategi investasi yang tepat tetap diperlukan agar terhindar dari potensi kerugian.

Tips pertama yang sangat krusial bagi calon investor adalah selalu membeli emas di tempat yang resmi dan terpercaya. Pembelian melalui saluran resmi seperti laman logammulia.com, Butik Emas LM, atau lembaga keuangan yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjamin keaslian kadar emas serta kesesuaian berat batangan yang dibeli.

Selanjutnya, jadikan emas sebagai investasi jangka panjang dengan tenor minimal tiga hingga lima tahun. Karakteristik emas sangat rentan terhadap selisih harga jual dan buyback (spread) dalam jangka pendek, sehingga keuntungan ideal baru akan terasa optimal setelah disimpan dalam kurun waktu yang cukup lama.

Terakhir, terapkan metode dollar-cost averaging (DCA) atau membeli emas secara rutin berkala dengan nominal terjangkau tanpa perlu menunggu momentum harga terendah. Dengan menyisihkan porsi dana secara konsisten dan memisahkan uang investasi dari kebutuhan harian, investor dapat meminimalkan risiko fluktuasi harga pasar secara efektif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....