Penurunan Berlanjut, Cek Harga Emas Hari Ini
- 19 Jun 2026 09:05 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kondisi perdagangan emas batangan di pasar domestik akhir-akhir ini terpantau berada dalam tekanan yang cukup kuat. Setelah sempat mengalami fluktuasi yang dinamis, pergerakan komoditas pelindung nilai ini mulai menunjukkan pelemahan karena terpengaruh sentimen ekonomi global.
Tren negatif tersebut berlanjut pada perdagangan akhir pekan ini dengan penurunan yang terbilang tajam. Berdasarkan informasi resmi dari laman logammulia.com, harga emas hari ini, Jumat 19 Juni 2026, resmi melanjutkan tren penurunan signifikan.
Aksi jual yang masif di pasar komoditas telah menekan posisi investasi emas sejak beberapa waktu terakhir. Melemahnya harga pada hari ini menjadi kelanjutan langsung dari keterpurukan yang terjadi sejak kemarin, Kamis 18 Juni 2026.
Penurunan beruntun dalam dua hari ini mencatatkan margin koreksi yang cukup besar bagi para investor. Pada hari Kamis kemarin, harga beli emas Antam sudah anjlok sebesar Rp30.000 per gram dan harga jual kembali (buyback) merosot Rp39.000 per gram.
Memasuki hari Jumat ini, margin penurunan harga komoditas logam mulia tersebut justru menjadi semakin melebar. Nilai investasi emas kembali terpangkas secara drastis setelah grafik perdagangan hari ini menunjukkan koreksi lanjutan yang tidak kalah besar dari hari sebelumnya.
Secara rinci, penurunan harga beli Logam Mulia hari ini tercatat kembali berkurang sebesar Rp30.000. Komoditas emas batangan pecahan satu gram kini dibanderol seharga Rp2.673.000 per gram dari posisi sebelumnya.
Kondisi yang jauh lebih tertekan dialami oleh para pemilik emas yang ingin mencairkan aset mereka dalam waktu dekat. Pasalnya, penurunan harga jual kembali atau buyback pada hari ini amblas sedalam Rp67.000 per gram.
Akibat akumulasi penurunan tajam tersebut, harga pembelian kembali oleh pihak Antam kini bertengger di level Rp2.408.000 per gram. Keadaan ini memperlebar selisih harga jual dan beli sekaligus memaksa investor untuk lebih menahan diri di pasar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....