Emas Hari Ini Anjlok, Pegadaian Cenderung Stabil
- 21 Mei 2026 09:15 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Analisis pasar komoditas menunjukkan dinamika perdagangan logam mulia yang bergerak sangat fluktuatif pada pekan ini. Pergerakan instrumen investasi aman tersebut sangat dipengaruhi oleh kebijakan suku bunga global yang dinamis.
Nilai tukar mata uang dolar Amerika Serikat yang menguat ikut menekan posisi harga emas dunia. Faktor makroekonomi global ini memicu koreksi nilai komoditas safe haven di pasar domestik Indonesia.
Para pengamat komoditas memprediksi bahwa peramalan harga mendatang masih berpotensi menghadapi tekanan koreksi lanjutan. Namun, harga emas berpeluang kembali rebound jika terjadi lonjakan inflasi pada akhir bulan nanti.
| Baca juga: Penurunan Berlanjut, Cek Harga Emas Hari Ini |
Harga emas batangan nasional pada hari Kamis, 21 Mei 2026, akhirnya mencatatkan penurunan yang cukup signifikan. Komoditas berkilau ini mengalami penurunan sebesar Rp35.000 per gram dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya.
Penurunan tajam tersebut resmi membuat nilai beli emas batangan kini bertengger pada level Rp2.800.000 per gram. Angka baru ini menjadi acuan utama bagi para pelaku pasar yang ingin melakukan transaksi.
Sementara itu, harga jual kembali atau buyback juga merosot ke angka Rp2.604.000 per gram. Selisih harga tersebut harus dicermati oleh investor agar dapat menghitung potensi keuntungan investasi mereka.
Perkembangan nilai logam mulia di tingkat nasional ini kemudian dibandingkan dengan harga di pegadaian. Perubahan harga pada outlet pegadaian terpantau bergerak lebih lambat dan cenderung stabil hari ini.
Emas batangan cetakan Antam di pegadaian hari ini masih tertahan pada posisi Rp2.862.000 per gram. Perbedaan harga komoditas ini terjadi karena adanya mekanisme penyesuaian pasar yang berbeda pada tiap korporasi.
Di sisi lain, produk emas UBS di pegadaian dipasarkan dengan harga sebesar Rp2.797.000 per gram. Perbedaan nilai jual ini memberikan alternatif pilihan investasi yang beragam bagi seluruh lapisan masyarakat.
Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan nilai logam mulia secara berkala sebelum bertransaksi. Langkah pengamatan ini sangat penting untuk meminimalkan risiko kerugian akibat fluktuasi harga yang mendadak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....