Tren Emas Melemah, Harga Antam Turun Drastis
- 03 Apr 2026 18:41 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Perdagangan emas domestik belakangan ini mengalami volatilitas tinggi akibat dinamika geopolitik dan fluktuasi nilai tukar dolar. Setelah sempat mencetak rekor tertinggi, tren tersebut kini berbalik arah karena aksi ambil untung para investor global.
Pada Jumat, 3 April 2026, harga emas Antam mencatatkan penurunan signifikan sebesar Rp65.000 per gram. Harga logam mulia tersebut kini dibanderol pada level Rp2.857.000 setelah sebelumnya bertahan di angka yang jauh lebih tinggi.
Penurunan ini juga berimbas pada harga buyback atau pembelian kembali yang merosot sebesar Rp60.000 per gram. Saat ini, masyarakat yang ingin menjual kembali emasnya akan diterima pada posisi harga Rp2.577.000.
Kondisi berbeda terpantau di tingkat Pegadaian yang cenderung lebih lambat dalam melakukan penyesuaian harga harian. Emas Antam di Pegadaian masih berada di level Rp3.039.000, sementara jenis UBS dipatok sebesar Rp2.917.000 per gram.
Selisih harga antara Butik Antam dan Pegadaian ini disebabkan oleh perbedaan biaya operasional serta mekanisme pembaruan sistem. Meski demikian, tren penurunan diprediksi akan segera merata di seluruh gerai ritel emas dalam waktu dekat.
Penguatan indeks dolar Amerika Serikat menjadi faktor utama yang menekan daya tarik emas sebagai aset aman. Para pengamat mengingatkan investor agar tetap waspada mengingat pergerakan pasar masih sangat sensitif terhadap data ekonomi global.
Momen anjloknya harga ini sering kali dimanfaatkan oleh masyarakat untuk melakukan akumulasi aset di harga rendah. Namun, setiap transaksi tetap harus memperhatikan ketentuan pajak sesuai regulasi pemerintah yang berlaku saat ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....