Frugal Living Ideal, Cara Hemat tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Hidup

  • 29 Sep 2026 15:10 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Frugal living merupakan gaya hidup yang menekankan penggunaan uang secara bijak dengan memprioritaskan kebutuhan dan manfaat jangka panjang. Kebiasaan ini semakin banyak dibicarakan masyarakat karena dapat membantu seseorang mengendalikan pengeluaran sekaligus menyusun tujuan keuangan yang lebih terarah.

Dilansir dari laman akuntansiubaya.id, menerapkan frugal living tidak berarti harus hidup serba kekurangan atau menghindari seluruh kegiatan hiburan. Prinsip utamanya adalah membelanjakan uang secara sadar, memilih sesuatu berdasarkan kebutuhan, serta mengurangi pengeluaran yang tidak memberikan manfaat berarti.

Salah satu langkah sederhana adalah menyusun anggaran bulanan yang mencakup kebutuhan pokok, tabungan, dana darurat, dan hiburan. Dengan pembagian tersebut, seseorang dapat mengetahui batas pengeluaran yang aman tanpa harus menghilangkan kesempatan menikmati hasil kerja.

Kebiasaan memasak di rumah juga dapat menjadi pilihan untuk menghemat pengeluaran makan, terutama bagi masyarakat yang sering membeli makanan di luar. Perencanaan menu mingguan dan pembelian bahan makanan sesuai kebutuhan dapat membantu mengurangi pemborosan sekaligus meminimalkan makanan yang terbuang.

Frugal living juga dapat diterapkan dengan membandingkan harga sebelum membeli barang dan mempertimbangkan kualitas produk dalam jangka panjang. Barang yang sedikit lebih mahal tetapi tahan lama terkadang dapat mengurangi biaya penggantian, selama kualitas dan manfaatnya memang sesuai dengan kebutuhan.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan barang yang masih layak pakai, memperbaiki peralatan yang rusak, serta menghindari pembelian hanya karena mengikuti tren. Namun, penghematan tidak seharusnya dilakukan dengan mengabaikan kebutuhan kesehatan, keselamatan, pendidikan, atau kebutuhan dasar anggota keluarga.

Gaya hidup hemat yang ideal perlu disesuaikan dengan pendapatan, tanggungan, dan tujuan masing-masing individu. Dengan membangun kebiasaan belanja yang terencana, masyarakat dapat menjaga keseimbangan antara kebutuhan saat ini, persiapan masa depan, dan kualitas hidup sehari-hari.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....