Tips Mengatur Pengeluaran ditengah Maraknya Transaksi Digital
- 24 Agt 2026 12:24 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Kemudahan pembayaran digital membuat masyarakat semakin sering bertransaksi hanya melalui telepon genggam. Di balik kepraktisan tersebut, pengeluaran kecil yang dilakukan berulang kali perlu tetap dikendalikan agar tidak mengganggu kondisi keuangan.
Bank Indonesia mencatat volume transaksi pembayaran digital pada triwulan II 2026 mencapai 16,07 miliar transaksi, tumbuh 36,88 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya penggunaan pembayaran digital dalam aktivitas ekonomi masyarakat.
| Baca juga: Loud Budgeting Menjadi Tren Baru |
Bank Indonesia melalui Modul Edukasi Keuangan Digital menempatkan kemampuan membuat anggaran atau budgeting sebagai salah satu kompetensi penting dalam literasi keuangan digital. Pengelolaan anggaran membantu masyarakat memahami pemasukan, pengeluaran dan kebutuhan sebelum melakukan transaksi.
Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah menentukan batas pengeluaran untuk kebutuhan harian dan bulanan. Masyarakat juga perlu mencatat transaksi secara rutin agar pengeluaran kecil seperti makanan, transportasi atau belanja daring tidak luput dari perhatian.
Langkah berikutnya adalah membedakan kebutuhan dan keinginan sebelum melakukan pembayaran. Pengguna juga sebaiknya tidak langsung mengikuti promosi atau penawaran yang muncul di aplikasi jika barang tersebut sebenarnya tidak diperlukan.
Bank Indonesia mengingatkan pengguna uang elektronik untuk mengisi saldo sesuai kebutuhan dan melakukan pemantauan saldo secara berkala. Kebiasaan tersebut dapat membantu pengguna lebih sadar terhadap jumlah dana yang tersedia dan transaksi yang dilakukan.
Pengelolaan keuangan digital pada akhirnya bukan berarti menghindari teknologi pembayaran, melainkan menggunakannya secara terencana. Dengan membuat anggaran, mencatat transaksi dan mempertimbangkan kebutuhan sebelum membeli, kemudahan transaksi digital dapat tetap dinikmati tanpa membuat pengeluaran sulit dikendalikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....