QRIS Palsu, Waspadai Modus Penipuan Baru
- 24 Jul 2026 11:56 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - QRIS telah menjadi salah satu metode pembayaran digital yang banyak digunakan karena praktis dan cepat. Namun, di balik kemudahannya, masyarakat perlu mewaspadai munculnya modus penipuan yang memanfaatkan QRIS palsu.
Modus ini biasanya dilakukan dengan menempelkan kode QRIS palsu di atas kode QRIS asli milik pelaku usaha. Akibatnya, uang yang dibayarkan pelanggan justru masuk ke rekening pelaku, bukan ke rekening pedagang yang seharusnya menerima pembayaran.
Selain itu, pelaku juga dapat mengirimkan kode QRIS melalui pesan singkat atau media sosial dengan dalih pembayaran, donasi, maupun transaksi lainnya. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengingatkan masyarakat agar tidak mudah memindai kode QRIS yang berasal dari sumber yang tidak jelas.
Sebelum melakukan pembayaran, pastikan nama penerima yang muncul di aplikasi sesuai dengan nama toko atau pihak yang dituju. Jika terdapat nama yang berbeda atau mencurigakan, sebaiknya batalkan transaksi dan lakukan konfirmasi kepada penjual.
Bank Indonesia juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan QRIS dari penyelenggara resmi serta selalu memeriksa informasi transaksi sebelum menekan tombol pembayaran. Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi risiko menjadi korban penipuan.
Apabila menemukan dugaan QRIS palsu atau menjadi korban penipuan, segera laporkan kepada pihak merchant, penyedia layanan pembayaran, maupun aparat penegak hukum. Pelaporan yang cepat dapat membantu mencegah korban lain mengalami kejadian serupa.
Meningkatnya penggunaan pembayaran digital perlu diimbangi dengan kewaspadaan saat bertransaksi. Dengan selalu memeriksa sumber QRIS dan identitas penerima, masyarakat dapat menikmati kemudahan transaksi digital dengan lebih aman.
Sumber: Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), CekRekening.id, serta Bank Indonesia mengenai keamanan transaksi menggunakan QRIS.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....