Investasi Emas Perhiasan: Pahami Untung Rugi sebelum Membeli

  • 28 Jun 2026 21:39 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Emas kini menjadi instrumen investasi yang sangat populer karena terbukti mampu menjaga nilai aset kekayaan dalam jangka panjang. Namun banyak masyarakat mempertanyakan apakah membeli emas perhiasan dapat dikategorikan sebagai langkah investasi yang menguntungkan bagi masa depan.

Perhiasan emas banyak dipilih masyarakat luas karena memiliki fungsi ganda sebagai aksesori mewah sekaligus bernilai ekonomi sangat tinggi. Kadar emas murni di dalamnya membuat harga perhiasan tersebut tetap mengikuti pergerakan pasar keuangan global secara sangat dinamis.

Keunggulan lainnya adalah instrumen ini sangat mudah didapatkan melalui berbagai toko emas resmi di pusat perbelanjaan kota Anda. Selain itu tingkat likuiditas perhiasan juga tergolong baik karena mudah dicairkan saat pemilik membutuhkan dana tunai secara cepat.

Melamsir dari laman Pegadaian, meskipun menawarkan banyak keuntungan menarik, emas perhiasan ternyata memiliki risiko kerugian yang patut dipertimbangkan calon pembeli secara matang. Nilai jual kembali atau buyback sering kali lebih rendah karena potongan biaya pembuatan yang tidak dihitung oleh toko.

Harga beli awal perhiasan juga cenderung mahal akibat adanya komponen biaya desain serta nilai merek tertentu di pasar. Risiko kehilangan akibat tindakan kriminal seperti pencurian juga menjadi faktor keamanan yang wajib diwaspadai setiap pemilik perhiasan tersebut.

Oleh karena itu para praktisi keuangan menyarankan emas batangan jika tujuan utama Anda adalah investasi murni jangka panjang. Nilai jual kembali emas batangan dinilai jauh lebih stabil karena tidak dibebani oleh ongkos pembuatan seni yang rumit.

Bagi masyarakat yang ingin berinvestasi secara praktis dapat memanfaatkan layanan digital Tabungan Emas dari pihak Pegadaian saat ini. Transaksi pembelian saldo emas kini dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi mobile resmi kapan saja Anda butuhkan nanti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....