Mengatasi Pinjol Berisiko, Langkah Bijak Keluar dari Jerat Utang
- 28 Feb 2026 11:31 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pinjaman online atau pinjol menjadi solusi cepat bagi sebagian masyarakat yang membutuhkan dana darurat. Namun di balik kemudahannya, pinjol memiliki risiko tinggi, terutama jika bunga dan denda terus bertambah akibat keterlambatan pembayaran. Tanpa pengelolaan yang tepat, utang pinjol dapat menumpuk dan mengganggu kondisi keuangan maupun kesehatan mental.
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah tetap tenang dan menghitung total kewajiban secara rinci. Catat jumlah pokok pinjaman, bunga, serta denda yang sudah berjalan. Pastikan juga apakah pinjol tersebut terdaftar resmi di Otoritas Jasa Keuangan atau tidak. Jika terdaftar, biasanya ada prosedur penagihan yang sesuai aturan. Jika ilegal, segera laporkan agar tidak terjadi intimidasi berlebihan.
Selanjutnya, susun rencana pembayaran yang realistis. Prioritaskan melunasi pinjaman dengan bunga atau denda terbesar terlebih dahulu. Jika kesulitan, cobalah menghubungi pihak pemberi pinjaman untuk meminta restrukturisasi atau keringanan pembayaran. Beberapa platform resmi menyediakan opsi cicilan ulang agar beban tidak semakin berat.
Hindari menutup pinjol lama dengan meminjam dari pinjol lain. Cara ini justru memperbesar masalah karena bunga terus bertambah. Sebagai alternatif, pertimbangkan mencari tambahan penghasilan sementara atau menjual barang yang tidak terpakai untuk membantu pelunasan. Dukungan keluarga juga penting agar tidak menghadapi masalah ini sendirian.
Terakhir, jadikan pengalaman ini sebagai pelajaran dalam mengelola keuangan. Buat anggaran bulanan dan mulai membangun dana darurat agar tidak mudah tergoda pinjaman instan di masa depan. Mengatasi pinjol memang membutuhkan waktu dan disiplin, namun dengan langkah yang tepat, kondisi keuangan dapat kembali stabil dan lebih terkontrol.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....