Tren Baju Second Menguat, Picu Pro dan Kontra di tengah Masyarakat
- 28 Apr 2026 11:56 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Fenomena penggunaan baju second atau pakaian bekas impor maupun lokal semakin diminati masyarakat, terutama kalangan muda yang tertarik pada gaya unik dengan harga lebih terjangkau. Tren ini berkembang pesat melalui pasar daring, toko thrift, hingga bazar khusus yang ramai dikunjungi pembeli dari berbagai daerah.
Pihak yang mendukung tren baju second menilai kehadiran pakaian bekas layak pakai membantu masyarakat mendapatkan busana berkualitas tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Selain itu, penggunaan kembali pakaian dinilai dapat mengurangi limbah tekstil yang terus meningkat akibat budaya konsumsi cepat di industri mode.
Sebagian pembeli juga menganggap baju second menawarkan nilai eksklusif karena banyak produk bermerek atau model lama yang sulit ditemukan di toko biasa. Kondisi tersebut membuat pakaian bekas menjadi pilihan menarik bagi pencinta fesyen yang ingin tampil berbeda dengan anggaran terbatas.
Namun di sisi lain, muncul kontra dari sejumlah pihak yang menyoroti aspek kebersihan dan kesehatan apabila pakaian bekas tidak dicuci serta disterilkan dengan benar sebelum digunakan. Kekhawatiran juga muncul terhadap kemungkinan adanya bakteri, jamur, atau kondisi kain yang sudah rusak namun tetap dijual kepada konsumen.
Pelaku usaha tekstil lokal turut menyampaikan keberatan karena maraknya baju second dinilai dapat memengaruhi penjualan produk baru buatan dalam negeri. Mereka berharap masyarakat tetap memberi ruang bagi industri lokal agar mampu berkembang dan menyerap tenaga kerja lebih luas.
Pemerintah di beberapa kesempatan juga menyoroti perdagangan pakaian bekas impor yang berkaitan dengan aturan perdagangan serta perlindungan industri nasional. Meski begitu, pasar pakaian second tetap bertahan karena permintaan konsumen masih tinggi dan terus tumbuh melalui media sosial.
Masyarakat diimbau menjadi pembeli yang cermat dengan memperhatikan kualitas, kebersihan, serta asal produk sebelum membeli baju second. Perdebatan pro dan kontra diperkirakan masih akan berlangsung, namun tren ini menunjukkan perubahan pola belanja masyarakat yang semakin mempertimbangkan harga, gaya, dan keberlanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....