Kisah Nabi Yusuf Jadi Inspirasi Sekolah Pasar Modal

  • 02 Feb 2026 15:12 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Provinsi Bengkulu, Marina Rasyada, menegaskan pentingnya manajemen keuangan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks, termasuk ancaman krisis ekonomi dan kebutuhan jangka panjang.

Hal tersebut disampaikan Marina saat kegiatan edukasi pasar modal bersama para jurnalis yang digelar di Kantor BEI Bengkulu, Senin (2/2). Dalam kesempatan itu, ia menyinggung kisah Nabi Yusuf AS sebagai contoh nyata penerapan manajemen keuangan dan pengelolaan krisis yang relevan hingga saat ini.

Marina menjelaskan, Nabi Yusuf AS mengajarkan strategi pengelolaan ekonomi dengan cara menyimpan dan mengelola hasil bumi secara bijak selama tujuh tahun masa subur sebagai persiapan menghadapi tujuh tahun masa paceklik. Prinsip tersebut dinilai sejalan dengan konsep perencanaan keuangan modern, khususnya dalam menyiapkan dana darurat.

“Pendapatan yang besar sekalipun tidak akan cukup jika tidak dikelola dengan baik. Dalam situasi krisis, dana darurat menjadi hal yang wajib dimiliki setiap individu,” ujarnya.

Menurut Marina, manajemen keuangan yang baik dapat dilakukan dengan menyisihkan pendapatan melalui menabung dan berinvestasi. Ia menekankan bahwa sekadar menabung tanpa investasi berpotensi tergerus inflasi, sementara investasi pada aset yang memiliki tren pertumbuhan dapat memberikan nilai tambah dalam jangka panjang.

"Musuh terbesar kita sebenarnya tidak selalu terlihat, salah satunya inflasi. Nilai uang akan terus tergerus dari waktu ke waktu. Kalau tidak diinvestasikan, maka daya beli kita justru akan menurun,” jelasnya.

Melalui edukasi pasar modal ini, para jurnalis juga diperkenalkan pada mekanisme investasi, mulai dari pembukaan rekening efek, pemilihan instrumen investasi, hingga manajemen risiko. Diharapkan, pemahaman tersebut dapat mendorong wartawan lebih bijak dalam mengelola keuangan sekaligus memanfaatkan investasi pasar modal secara cerdas dan bertanggung jawab.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....