Pegadaian Sumbagsel Dorong Gen Z Investasi Emas Digital

  • 27 Jan 2026 17:38 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Palembang - Harga emas kembali menguat pada awal tahun 2026. Sejumlah produk logam mulia yang dipasarkan melalui Pegadaian tercatat mengalami kenaikan signifikan, bahkan menembus kisaran Rp3 juta per gram untuk beberapa varian. Tren ini sejalan dengan sentimen global yang menempatkan emas sebagai aset lindung nilai (safe haven) di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Momentum penguatan harga tersebut turut mendorong meningkatnya minat investasi masyarakat, khususnya dari kalangan generasi muda. Di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), PT Pegadaian mencatat tren positif transaksi investasi emas yang didominasi oleh Gen Z dan milenial, baik dalam bentuk emas fisik maupun tabungan emas digital.

Berbeda dengan generasi sebelumnya yang cenderung menjadikan emas sebagai simpanan konvensional, generasi muda kini memanfaatkan teknologi untuk berinvestasi secara lebih praktis, cepat, dan fleksibel.

Pimpinan Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, mengatakan fenomena tersebut menjadi indikator meningkatnya literasi keuangan di kalangan anak muda.

“Kami melihat adanya pergeseran pola pikir generasi muda, khususnya Gen Z, yang kini semakin sadar pentingnya mengelola keuangan sejak dini. Emas menjadi pilihan karena relatif stabil, mudah dicairkan, dan risikonya lebih rendah. Kenaikan harga emas saat ini justru menjadi momentum untuk mulai investasi secara bertahap,” ujarnya dalam rilis pada Selasa, 27 Januari 2026.

Ia menambahkan, Pegadaian terus menghadirkan solusi investasi yang inklusif dan mudah diakses, termasuk bagi investor pemula.

Menjawab kebutuhan generasi digital, Pegadaian menghadirkan aplikasi Tring! by Pegadaian, sebuah platform layanan keuangan terpadu yang memungkinkan masyarakat bertransaksi langsung dari ponsel.

Melalui aplikasi ini, nasabah dapat:

- Membuka dan melakukan top up Tabungan Emas dengan nominal terjangkau

- Membeli, menjual, dan mencetak emas kapan saja

- Mengakses layanan Cicil Emas

- Melakukan pembayaran dan pembiayaan berbagai produk Pegadaian

- Memantau saldo serta harga emas secara real time

Kemudahan tersebut menjadikan investasi emas semakin relevan bagi Gen Z yang mengutamakan kecepatan, transparansi, dan fleksibilitas.

"Sekarang investasi emas tidak perlu datang ke outlet. Lewat aplikasi Tring!, masyarakat bisa mulai dari nominal kecil. Bahkan sambil rebahan pun tetap bisa menabung emas,” tambah Novryandi.

Menurutnya, digitalisasi layanan menjadi kunci penting dalam mendorong inklusi keuangan serta membangun kebiasaan investasi rutin sejak usia muda.

Selain mudah diakses, emas dinilai cocok sebagai instrumen awal dalam membangun portofolio keuangan karena memiliki sejumlah keunggulan, antara lain:

- Nilai relatif stabil dan tahan terhadap inflasi

- Likuid atau mudah dicairkan

- Risiko relatif rendah

- Cocok untuk dana darurat dan tujuan jangka panjang

Dengan kombinasi tren kenaikan harga emas dan kemudahan layanan digital, Pegadaian optimistis minat investasi emas di kalangan generasi muda akan terus tumbuh sepanjang tahun 2026.

Pegadaian Sumbagsel juga secara konsisten menggencarkan edukasi literasi keuangan melalui berbagai kegiatan sosialisasi di kampus, komunitas, serta kanal digital.

"Harapannya, semakin banyak generasi muda di Palembang dan Sumbagsel yang tidak hanya menabung, tetapi juga mulai berinvestasi. Karena investasi terbaik adalah yang dimulai lebih awal,” tutup Novryandi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....