Generasi Muda Kuasai Transaksi Saham di Platform Online
- 14 Okt 2025 10:42 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu – Generasi muda kini menjadi kekuatan utama di balik maraknya aktivitas transaksi saham secara online. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per Agustus 2025, 62 persen investor saham berasal dari kelompok usia di bawah 35 tahun.
Fenomena ini tidak lepas dari meningkatnya literasi keuangan dan maraknya edukasi digital di media sosial. Banyak platform investasi menggandeng influencer finansial untuk mengenalkan investasi saham dengan cara yang lebih ringan dan mudah dipahami.
Ekonom UNIVED Bengkulu Dr. Anzori Tawakal menilai tren ini sebagai langkah positif dalam membangun budaya investasi di kalangan muda.
“Anak muda kini lebih terbuka terhadap konsep pengelolaan keuangan. Mereka tidak hanya menabung, tapi juga berani mencoba investasi yang berisiko dengan perhitungan,” jelasnya.
Meski begitu, dia mengingatkan bahwa edukasi tentang analisis saham tetap diperlukan agar generasi muda tidak terjebak dalam euforia pasar.
“Investasi saham bukan permainan cepat kaya. Diperlukan kesabaran, riset, dan strategi jangka panjang,” tambahnya.
Dengan dukungan teknologi dan kemudahan akses, generasi muda diprediksi akan terus mendominasi pertumbuhan investor saham Indonesia dalam lima tahun ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....