Pemadaman Listrik Bengkulu Belakangan Akibat Cuaca Ekstrem

  • 26 Jan 2026 17:50 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Juhaili, menegaskan pemadaman listrik yang terjadi belakangan ini di sejumlah wilayah di Provinsi Bengkulu disebabkan oleh cuaca ekstrem, bukan masalah pasokan batu bara. Pernyataan ini disampaikan usai rapat kerja Komisi III bersama PT PLN (Persero), PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB), dan instansi lingkungan hidup, Senin (26/1/2026).

“Pemadaman listrik yang terjadi belakangan ini dijelaskan oleh pihak PLN, penyebab utamanya adalah faktor cuaca ekstrem,” kata Juhaili.

Rapat juga membahas isu penyetopan sementara suplai batu bara ke TLB. Juhaili menyebut kebijakan tersebut belum berdampak langsung pada pasokan listrik di Bengkulu. Sistem kelistrikan provinsi ini tidak bergantung sepenuhnya pada TLB, karena pasokan listrik juga diperoleh dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Tes Musi di Ujan Mas dan beberapa PLTA lainnya.

Meski pasokan 200 megawatt dari TLB cukup signifikan, Komisi III akan terus memantau situasi, terutama terkait kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang menahan kendaraan pengangkut batu bara.

“Koordinasi antara pemerintah daerah, PLN, dan pihak terkait perlu ditingkatkan agar pasokan listrik tetap stabil dan dampak terhadap masyarakat dapat diminimalkan,” tambah Juhaili.

Selain itu, mekanisme pengiriman batu bara melalui provinsi lain, seperti Jambi atau Sumatera Selatan, telah diatur dalam nota kesepahaman (MoU) antara PLN dan TLB.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....