Dewi Coryati Bersama BPS Sosialisasikan Sensus Ekonomi 2026

  • 14 Okt 2025 17:10 WIB
  •  Bengkulu

Juga Peningkatan Literasi Statistik Masyarakat

KBRN, Bengkulu : Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu bersama Komisi X DPR RI menggelar Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 dan Peningkatan Literasi Statistik Masyarakat bertempat di salah satu Hotel berbintang di Bengkulu pada Selasa (14/10/2025).

Kegiatan yang menghadirkan Anggota Komisi X DPR RI, DR. drh. Hj. Dewi Coryati, M.Si, Plt. Deputi Metodologi dan Informasi Statistik BPS, M. Ari Nugraha, M.Sc, dan Kepala BPS Provinsi Bengkulu Win Rizal serta dihadiri berbagai pihak yang ada di Bengkulu ini, menjadi ajang penting dalam menyiapkan masyarakat, khususnya mahasiswa dan kalangan akademisi, untuk menghadapi Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Dengan itu menjadi fondasi arah kebijakan pembangunan nasional berbasis data dan menghadirkan narsum berkompeten.

Anggota Komisi X DPR RI, drh. Hj. Dewi Coryati ketika membuka kegiatan menegaskan, pentingnya kolaborasi antara DPR RI dan BPS dalam memperkuat tata kelola pembangunan berbasis data yang valid dan akurat. Begitu juga kalangan akademisi dan mahasiswa menjadi mitra strategis dalam menyebarkan pentingnya literasi data serta mendukung suksesnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

"Tantangannya bukan lagi kekurangan data, melainkan bagaimana memahami dan menggunakannya dengan bijak. Makanya dengan sosialisasi Sensus Ekonomi dan kondisi masyarakat. Maka nya saya berharap sosialisasi ini melahirkan mahasiswa dan dosen yang literat statistik—mampu membaca data dengan kritis, menginterpretasikan angka secara objektif, dan menjadikan data sebagai dasar berpikir,” ungkap nya.

Menurut Dewi, bahwa Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan rutin lima tahunan, melainkan momen evaluasi besar terhadap kinerja ekonomi nasional. Melalui sensus ini, pemerintah dan DPR RI akan memperoleh gambaran menyeluruh tentang, “Data dari Sensus Ekonomi menjadi pijakan bagi pemerintah, dan DPR RI dalam merumuskan kebijakan ekonomi, dukungan UMKM, lapangan kerja, serta arah digitalisasi ekonomi nasional.

"Seluruh peserta untuk menjadi bagian dari gerakan “Satu Data, Satu Indonesia.” Apalagi bangsa yang besar bukan hanya yang kaya sumber daya, tetapi yang mampu mengelola data menjadi kebijakan yang berdampak. Mari dukung Sensus Ekonomi 2026 dengan semangat partisipasi dan kejujuran. Data yang baik akan melahirkan kebijakan yang baik,” ajak Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Provinsi Bengkulu ini.

Foto : Anggota Komisi X DPR RI, drh. Hj. Dewi Coryati sedang sambutan.

Sebelumnya, Deputi dan Informasi Statistik BPS, M. Ari Nugraha menegaskan bahwa keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada tingkat partisipasi masyarakat dan akurasi data yang dikumpulkan. Apalagi Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan teknis pengumpulan data, tetapi juga wujud partisipasi seluruh elemen bangsa.

"Data yang valid hanya bisa diperoleh jika masyarakat memberikan informasi yang benar dan lengkap kita terus memperkuat inovasi dalam sistem pengumpulan data berbasis digital untuk memastikan hasil sensus lebih cepat, transparan, dan akurat. Terkhusus kepada kalangan akademisi dan mahasiswa menjadi mitra strategis dalam menyebarkan pentingnya literasi data serta mendukung suksesnya pelaksanaan Sensus, Ekonomi 2026," ujarnya.

Senada Kepala BPS Provinsi Bengkulu Win Rizal dalam laporannya mengatakan, pihaknya diamanat untuk melakukan "Sensus Ekonomi ini tujuannya agar masyarakat dapat mengerti dan juga mendapatkan dukungan semua pihak terhadap pelaksanaan sensus ekonomi. terlebih lagi dapat terciptanya koodinasi dan sinkronisasi data. Apalagi setiap data dsn biodata diri terjamin kerahasiaan nya," pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....