Belajar Cinta Satwa Lewat Mewarnai Harimau

  • 12 Agt 2025 13:18 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu: Edukasi konservasi Harimau Sumatra di Provinsi Bengkulu terus digencarkan melalui berbagai pendekatan kreatif yang menjangkau semua kalangan, mulai dari anak usia dini hingga masyarakat di desa-desa sekitar hutan. Salah satu metode yang digunakan adalah mengajak anak-anak PAUD dan TK untuk mengikuti kegiatan mewarnai gambar harimau.

Ketua Lingkar Inisiatif Iswandi mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan melalui program visit school, di mana tim edukasi berkunjung langsung ke sekolah-sekolah. Tidak hanya mewarnai, metode lain yang digunakan mencakup pertunjukan drama atau teater yang melibatkan anak-anak, hingga kegiatan menggambar dan mempresentasikan hasil karya mereka.

Melalui cara ini, anak-anak diajak mengenal Harimau Sumatera sebagai satwa dilindungi yang jumlahnya semakin sedikit dan tidak boleh diburu. Sekaligus mengajak mereka untuk mengenal hewan tersebut lebih jauh.

“Harapannya, anak-anak yang suka bercerita akan menyampaikan pesan ini kepada orang tuanya. Misalnya, mereka bercerita bahwa harimau kini jumlahnya sangat sedikit dan tidak boleh diburu lagi,” Ujar Iswandi (12/8/25).

Selain edukasi kepada anak-anak, kampanye pelestarian ini juga menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI). MUI telah mengeluarkan Fatwa No. 4 Tahun 2014 yang menyatakan berburu satwa terancam punah hukumnya haram, yang disosialisasikan secara langsung di desa-desa pinggiran hutan, termasuk melalui khutbah Jumat di masjid.

“Kawan-kawan MUI menyampaikan dakwah itu baik melalui khutbah Jumat maupun sosialisasi langsung ke desa-desa pinggiran kawasan hutan. Sehingga may diharapkan bisa tau,” Ujarnya.

Upaya ini semakin kuat dengan adanya peran generasi muda. Di Bengkulu, telah terbentuk kelompok relawan Tiger Heart yang beranggotakan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, seperti STIA, UNIB, Dehasen, UMB, dan Unihaz.

Melalui pendekatan lintas usia, lintas profesi, dan lintas media ini, para pegiat konservasi berharap pesan tentang pentingnya menjaga kelestarian Harimau Sumatra dapat menyentuh hati semua lapisan masyarakat. Bahkan terpenting dilakukan sejak dari anak-anak di bangku sekolah hingga orang tua di desa-desa pinggiran hutan.(Tarii)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....