Meski Abu Vulkanik Mulai Berkurang, Camat Enggano Imbau Warga Tetap Wasapada

  • 10 Sep 2026 22:14 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID,Enggano - Abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau juga menyebar hingga ke wilayah Pulau terluar Enggano Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu. Berdasarkan laporan dari warga setempat abu vulkanik mulai terlihat oleh warga sejak Sabtu siang kemarin tepatnya tanggal 5 september 2026.

Abu vulkanik tersebut menempel di berbagai permukaan, seperti halaman rumah, kendaraan dan teras warga. Bahkan abu vulkanik tersebut juga sampai masuk kedalam rumah warga.

Namun berdasarkan informasi terbaru saat ini sebaran abu vulkanik di wilayah Pulau Enggano, mulai mengalami penurunan. Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat secara perlahan mulai kembali berjalan.

Kendati demikian Camat Enggano Yopi Pardiansyah tetap mengimbau kepada masyarakat Enggano agar tidak mengabaikan potensi gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik. Warga diminta tetap waspada dangan selalu menggunakan masker dan pelindung mata saat beraktifitas di luar rumah.

"Ya betul sekali kami juga terdampak abu vulkanik dari erupsinya Gunung Anak Krakatau ya, tapi untuk sekarang tidak terlalu parah seperti yang haruli sabtu kemarin itu. Tapi kami tetap imbau warga untuk selalu menggunakan masker dan pelindung mata jika hendak melakukan aktivitas di luar rumah," ujar Camat Enggano kepada RRI Rabu 9 September 2026.

Hal ini sangat penting mengingat dampak abu vulkanik masih berpotensi terbawa angin ke sejumlah wilayah permukiman warga. Jika merasakan kondisi kesahatan kurang baik diimbau untuk segera memeriksanakan diri ke puskeskas terdekat.

Selain itu warga juga disarankan untuk memgurnagi aktifitas di luar rumah, menutup pintu dan jendela rumah. Serta membersikan abu vulkanik yang menempel di lantai atau kemdarana dengan hati-hati.

"Sebagai wujud kepedulian terhadap warga kami bersama Polsek dan Koramil Enggano membagikan masker gratis bagi warga. Tentu harapan kita ini dapat mengurangi dampak langsung terhadap warga," ucapnya.

Status siaga level 3 atau siaga untuk Gunung Anak Krakatau masih berlaku hingga saat ini, menyusul serangkaian aktivitas erupsi yang terus dipantau oleh Badan Geologi Kementerian ESDM. Warga di Pulau Terluar Enggano sangat berharap sebaran abu vulkanik dari anak gunung krakatau dapat segera mereda dan status level 3 siaga segera dicabut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....