Gempa Bumi yang Terjadi di Enggano Pagi Tadi Tidak Berpotensi Stunami

  • 24 Jul 2026 11:52 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID,Enggano - Berdasarkan informasi dari BMKG hari ini Jumat, 24 Juli 2026, pukul 05.50.25 WIB wilayah Pantai Barat Sumatera Bengkulu tepatnya di Pulau Enggnao diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5.3 pada kedalaman 10 km.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6,12° LS ; 100,51° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 213 km barat daya Enggano, Bengkulu. Hasil pemodelan tsunami menunjukakan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas di zona outer rise. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip).

Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas III MMI dan II MMI.

Skala III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu, di rasakan oleh masyarakat Enggano, Bengkulu Utara.

Sedangkan skala II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ) dirasakan oleh warga di Sukaraja, Seluma. Hingga pukul 06.15.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan ( aftershock).

BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk

Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Serta menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.

Sementara itu salah seorang warga Enggano, Nova mengataku merasa tenang, karena berdasarkan infomasi dari BMKG gempa bumi yang terjadi pagi tadi tidak berpotensi stunami. Selain itu ia juga belum mendapat laporan terkait adanya kerusakan bangunan akibat gempa.

"Kalau kerusakan bangunan namapaknya tidak ada ya. Saya sangat beeharap semoga tidak ada gempa susulan," ujar Nova kepada RRI Jumat 24 Juli 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....