Kemensos Kirim Bantuan Bencana Non Alam Ke Engggano

  • 28 Agt 2025 22:48 WIB
  •  Bengkulu

KBRN Bengkulu : Kementerian Sosial mengirimkan stok logistik kebencanaan berupa sembako ke Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu. Pengiriman logistik ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Pulau Terluar Pulau Enggano, serta perpanjangan Surat Keputusan (SK) Tanggap Darurat, tentang perpanjangan status tanggap darurat bencana non-alam kerusakan sarana, prasarana yang mengganggu pelayanan transportasi ke Kepulauan Enggano.

Camat Enggano Susanto mengatakan, bantuan ini diberikan dalam bentuk paket sembako yang berisikan beras premium 10kg, gula pasir 2 kg, teh celup isi 25 bag (2 Kotak), minyak goreng 1 ltr (2 pouch), biskuit 300 gr (2 bungkus), kopi bubuk 60 gr (2 bungkus), Kecap Manis 135 ml (2 botol), saos sambal 135 ml (2 botol), dan mie instan 85 gr (15 bungkus).

"Ya betul sekali kita Pulau Enggano mendapataan bantuan sembako dari Kementrian Sosial Republik Indonesia. Bantuanya berupa paketan sembako,"ungapnya

Camat menyebut bantuan ini telah disalukan semua kepada masyarakat Enggano dan masing-masing KK mendapatkan 1 paket sembako Dimana penyalurannya dilakukan 2 tahap, yakni pada tanggl 21 Juli 2025 dan tanggal 22 Agustus 2025.

Berikut rincina penerima paket bantuan tahap 2 :

1. Desa Kahyapu 192 KK ( Jumlah Paket 192 )

2. Desa Kaana 282 KK ( Jumlah Paket 282

3. Desa Malakoni 216 KK ( Jumlah Paket 216)

4. Desa Apoho 124 KK ( Jumlah Paket 124 )

5. Desa Meok 272 KK ( Jumlah Paket 272 )

6. Desa Banjarsari 326 KK ( Jumlah Paket 326 )

"Semua bantuan ini telah kita salurkan ya, baik itu ditahap pertama dan tahap dua. Bantuan ini 1 paket untuk satu KK, dan bantuan ini memang untuk semua warga Enggano,"jelasnya

Salah seorang warga Nova mengatakan bantuan ini dinilai sangat membantu masyarakat Enggano, telebih saat bulan Juli lalu dimana pada saat itu perekonian masyarakat Enggano terhenti lantaran kapal tidak bisa berlayar akibat pendangkalan alur dan membuat masyarakat tidak bisa membeli kebutuhan sehari-hari diwarung lantaran tidak ada penghasilan. Alhasil warga Enggano saat itu hanya menggandalkan hasil bumi untuk kebutahan pangan.

Nova dan seluruh warga Enggano berharap perhatian pemerintah untuk masyarakat Enggano dapat terus dilakukan, hingga alur di Pelabuhan Bulai Bai Bengkulu kembali lancar.

"Saya pribadi sangat terbantu sekali dengan adanya bantuan sembako ini, kami berharap pemerintah dapat terus memperhatikan kami hingga alur kapal di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu benar-benar normal,"harapnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....