Program Cetak Sawah Terkendala Distribusi Alat Berat

  • 14 Agt 2025 00:05 WIB
  •  Bengkulu

KBRN Bengkulu : Berdasarkan hasil survei investigasi desain oleh Pemprov Bengkulu atas 1.000 hektare usulan lahan cetak sawah di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, ditetapkan 868 hektare yang potensial dan siap untuk dijadikan sebagai lahan persawahan. Yakni berada di Desa Malakoni sebanyak 48 hektare, Desa Banjar Sari sebanyak 617 hektare dan Desa Kahyapu sebanyak 203 hektare.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Dan Peternakan Bengkulu Utara Abdul Hadi mengatakan, untuk lahan cetak sawah sudah siap dilakukan proses pengerjaan. Hanya saja saat ini terkendala pada proses pendistribusian alat berat menuju Pulau Enggano.

"Untuk program cetak sawah baru di Pulau Enggano lahannya sudah siap ya, cuma memang untuk pengiriman alat berat yang masih kendala,"ungkapnya

Abdul hadi menjelaskan dibutuhkan sekitar 20 excavator untuk mengerjakan cetak sawah. Excavator hanya bisa diangkut menggunakan KMP Fery Pulo Tello, namun pihak ASDP di Pelabuhan Pulau Baai hanya bisa membawa 2 unit alat berat dalam satu kali keberangkatan.

Saat ini Kodim 0423/ Bengkulu Utara selaku pelaksana kegiatan tengah mencari solusi terkait hal tersebut, untuk melakukan percepatan konstruksi pekerjaan cetak sawah.

"Nah jadi ada 20 excavatir yang dibutuhkan untuk mencetak sawah baru, hanya saja kapal Ferry hanya bisa mengangkut 2 excavator dalam sekali keberangkatan. Ya semoga saja ada solusi nanti dari pihak Kodim 0423/Bengkulu Utara,"ungkapnya

Sementara itu Ketua Forum Kepala Desa Enggano Reddy Heloman Kaitora mangatakan pihaknya menyambut baik program pemerintah tersebut. Karena dengan adanya lahan persawahan di Enggano, diharapkan warga enggano bisa berswasembada pangan sendiri, sehingga tidak lagi bergantung pada pasokan beras dari luar pulau, yang selama ini bergantung pada pasokan beras dari Kota Bengkulu.

"Tentunya kami sangat menyambut baik program cetak sawah ini, semoga pelaksananyannya bisa sesegera mungkin,"harapnya

Untuk diketahui pengerjaan cetak sawah dilakukan dengan mekanisme swakelola tipe 2. Dengan target penyelesaian pengerjaan pada bulan Oktober 2025.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....