SD Di Enggano Butuh Fasilitas Penunjang Pembelajaran Digital
- 14 Jul 2025 21:57 WIB
- Bengkulu
KBRN Enggano : Upacara bendera yang seharusnya menjadi pembuka semangat tahun ajaran baru, di SDN 051 Desa Apoho, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara terpaksa ditiadakan, hal tersebut dikarenakan lapangan sekolah tergenang air dan becek akibat hujan. Kondisi ini membuat para siswa langsung diarahkan ke dalam kelas.
SDN 051 Bengkulu Utara merupakan sekolah dasar tertua di Enggano, dulu hanya memiliki tiga ruang kelas saja, namun kini berkembang menjadi enam ruang belajar dengan total siswa berjumlah 90 anak dan dibimbing oleh 10 orang guru yang terdiri dari 6 guru PNS, 1 guru P3K, dan 2 guru honorer. Namun di balik semangat belajar para siswa, sekolah ini menyimpan banyak persoalan, sejumlah bangunan mengalami kerusakan seperti plafon yang hancur dan butuh perbaikan segera.
PLT Kepala Sekolah SDN 051 Bengkulu Utara, Hadi Yanto berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah untuk membantu perbaikan sarana dan prasarana belajar.
“SDN 051 Bengkulu Utara ini adalah SD pertama di Pulau Enggano, kalau yang dulu sengan sekaramg tentu sudah banyak sekali perubahnnya. Nanum untuk saat ini khususnya ruang kelas banyak plafonnya yang sudah rusak dan perlu diperbaiki,”ungkapnya
Selain itu, Hadi Yanto menyebut salah satu tantangan besar saat ini adalah minimnya fasilitas penunjang pembelajaran digital, seperti untuk pelaksanaan asesmen nasional berbasis komputer (ANBK). Karena tidak memiliki perangkat seperti chromebook, pelaksanaan ANBK tahun ini kemungkinan besar harus menumpang di SMP atau SMA terdekat.
“Nah tantangan yang paling besar lagi saat itu itu ialah fasilitas penunjang digital, karena kami tidak memiliki chrombook, untuk ANBK akan menginduk ke SMP atau SMA. Maka dari itu kami sangat berharap pemerintah dapat memberikan bantuan penunjang sarana belajar digital agar kami tidak perlu menumang lagi ke sekolah lain,”harapnya
Meski belajar dalam kondisi yang terbatas, semangat siswa untuk belajar tidak luntur. Seperti yang dirasakan Fadilah Novita Sari siswa kelas 5 yang tetap bersemangat untuk datang ke sekolah. Baginya kekurangan yang ada disekolah bukanlah halangan, karena ada cita-cita yang harus digapai.
“Saya sekarang kelas 5, ya namanya tinggal di pulau memang masig banyak keterbtasan tapi saya tetap semangat untuk sekolah dan belajar yang baik agar nanti bisa lulus dan lanjut terus sekolah sampai bisa menjadi sarjana,”ungkapnya
Ditengah segala keterbatasan, SDN 051 Bengkulu Utara tetap menjadi tempat harapan tumbuh. Harapan untuk masa depan yang lebih baik melalui pendidikan di pulau terpencil yang tak pernah kehilangan semangat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....