Sarapan 2 Telur Setiap Pagi Bikin Kolesterol Naik?
- 28 Nov 2025 22:43 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Sarapan telur adalah pilihan populer karena kandungan proteinnya yang tinggi dan kemudahannya disiapkan. Namun, kekhawatiran lama tentang dampaknya pada kadar kolesterol masih sering diperbincangkan. Benarkah mengonsumsi dua butir telur setiap pagi dapat secara signifikan menaikkan kadar kolesterol Anda? Pemahaman Umum vs. Fakta Ilmiah
Secara tradisional, telur, khususnya bagian kuningnya, mendapat reputasi buruk karena kandungan kolesterolnya yang tinggi. Satu butir telur rata-rata mengandung sekitar 186 mg kolesterol, yang semuanya ada di kuning telur.
Namun, penelitian ilmiah terbaru menunjukkan bahwa bagi kebanyakan orang, kolesterol dari makanan (kolesterol diet) tidak secara langsung diterjemahkan menjadi kolesterol tinggi dalam darah (kolesterol serum).
Peran Hati: Sebagian besar kolesterol dalam tubuh diproduksi oleh hati. Ketika Anda mengonsumsi lebih banyak kolesterol dari makanan, hati akan mengurangi produksinya sendiri.
Fokus pada Lemak Jenuh: Para ahli kini lebih memfokuskan perhatian pada lemak jenuh dan lemak trans sebagai pemicu utama peningkatan kolesterol jahat (LDL). Makanan yang sering disajikan bersama telur, seperti sosis, bacon, atau mentega, justru lebih mungkin berkontribusi pada peningkatan kolesterol LDL.
Apa Kata Penelitian?
Studi-studi besar menunjukkan bahwa bagi individu yang sehat, mengonsumsi hingga tujuh butir telur per minggu (atau bahkan satu hingga dua butir telur per hari) tidak terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung.
Pengecualian: Kelompok Risiko Tinggi
Meskipun aman bagi sebagian besar orang, ada beberapa kelompok yang mungkin perlu membatasi asupan telur harian mereka:
Penderita Diabetes: Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi telur tinggi dengan peningkatan risiko penyakit jantung pada penderita diabetes tipe 2.
Penderita Hiperkolesterolemia Familial: Individu dengan kondisi genetik ini mengalami peningkatan kadar kolesterol yang sangat tinggi, dan mereka mungkin perlu membatasi asupan kolesterol diet.
Responden Tinggi Kolesterol Diet: Sebagian kecil populasi secara genetik lebih sensitif terhadap kolesterol diet, yang berarti konsumsi telur dapat lebih memengaruhi kadar kolesterol darah mereka.
Kesimpulan: Fokus pada Pola Makan Keseluruhan
Alih-alih menyalahkan dua butir telur di pagi hari, para ahli gizi menyarankan untuk melihat pola makan secara keseluruhan.
Perhatikan Cara Memasak: Konsumsi telur rebus atau orak-arik dengan sedikit minyak zaitun jauh lebih baik daripada telur yang digoreng bersama banyak mentega atau minyak.
Seimbangkan Piring Anda: Padukan sarapan telur Anda dengan makanan tinggi serat seperti sayuran, buah-buahan, dan gandum utuh (roti gandum), serta hindari makanan olahan dan tinggi lemak jenuh.
Singkatnya, bagi kebanyakan orang sehat, menikmati dua telur setiap pagi kemungkinan besar tidak akan menimbulkan masalah kolesterol, asalkan disajikan dengan cara yang sehat dan merupakan bagian dari pola makan seimbang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....