Fosil Coelacanth Purba Ditemukan di China

  • 29 Okt 2025 22:13 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, BENGKULU: Sebuah penemuan signifikan baru-baru ini telah mengguncang dunia paleontologi. Para peneliti di China mengumumkan penemuan fosil Coelacanth yang merupakan spesies tertua di Asia. Ikan purba yang dijuluki "fosil hidup" ini terus memberikan kejutan, baik dalam bentuk fosil maupun spesimen hidup di laut dalam.

Spesies Baru dan Jangkauan Geografis yang Meluas

Fosil yang diberi nama Whiteia anniae ini ditemukan di China dan berasal dari Periode Trias Awal. Penemuan ini sangat penting karena:

  • Memperluas Jangkauan Geografis: Sebelumnya, spesies Whiteia lebih dikenal di Eropa dan Afrika. Temuan di China ini menjadi "jembatan" antara Whiteia kecil dari Eropa/Afrika dengan kerabatnya yang jauh lebih besar di Amerika Utara.

  • Wawasan Evolusi: Fosil ini memberikan bukti penting tentang bagaimana Coelacanth beradaptasi dan berevolusi di awal periode Trias, masa ketika kehidupan di Bumi mulai pulih pasca kepunahan massal.

Mengenal Coelacanth: Sang 'Fosil Hidup'

Coelacanth (atau di Indonesia sering disebut Ikan Raja Laut) dikenal sebagai salah satu "fosil hidup" karena bentuk dan struktur tubuhnya yang hampir tidak berubah selama jutaan tahun. Ikan ini bahkan lebih tua dari dinosaurus, diperkirakan telah ada sejak sekitar 400 juta tahun lalu.

Dua spesies Coelacanth yang diketahui masih hidup saat ini adalah:

  1. Latimeria chalumnae (ditemukan di Samudra Hindia, khususnya Kepulauan Komoro).

  2. Latimeria menadoensis (ditemukan di perairan Indonesia, terutama Sulawesi Utara).

Status Konservasi dan Penelitian di Indonesia

Di Indonesia, Coelacanth dilindungi penuh oleh undang-undang. Penemuan spesimen hidup, seperti yang pernah dilaporkan oleh nelayan di Gorontalo atau Tagulandang, Sulawesi Utara, selalu menjadi sorotan dan memicu upaya penelitian lebih lanjut oleh BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) dan akademisi untuk memahami habitat dan populasinya.

Penemuan fosil di China ini semakin memperkuat pentingnya ikan purba ini sebagai jendela untuk memahami sejarah evolusi ikan bersirip tungkai (lobe-finned fish).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....