Manuskrip Voynich: Misteri Abad ke-15

  • 27 Jun 2025 13:53 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu: Manuskrip Voynich, sebuah kitab kuno misterius yang berasal dari abad ke-15, kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan sejarawan, kriptografer, dan para penggemar teka-teki. Manuskrip setebal sekitar 250 halaman ini ditulis tangan dalam sistem penulisan yang tidak dikenal, lengkap dengan ilustrasi tumbuhan, astronomi, dan figur-figur aneh yang tidak dapat diidentifikasi.

Ditemukan pada tahun 1912 oleh seorang pedagang buku bernama Wilfrid Voynich, manuskrip ini telah membingungkan para ahli selama lebih dari satu abad. Berbagai teori telah diajukan mengenai asal-usul dan isi kitab ini. Ada yang berpendapat bahwa ini adalah catatan medis rahasia, sementara yang lain percaya bahwa itu adalah tipuan atau bahkan tulisan dalam bahasa alien.

Penanggalan karbon menunjukkan bahwa manuskrip ini dibuat pada pertengahan abad ke-15. Upaya untuk memecahkan kode tulisan misterius ini telah melibatkan banyak kriptografer profesional dan amatir, termasuk tim dari Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA), namun semuanya menemui jalan buntu.

Baru-baru ini, pada bulan Mei 2022, seorang peneliti dari Universitas Bristol dikabarkan berhasil memecahkan kode Manuskrip Voynich. Namun, rincian lengkap mengenai pemecahan kode ini masih belum banyak dipublikasikan dan terus menjadi bahan perdebatan di kalangan akademisi.

Manuskrip Voynich kini disimpan di Beinecke Rare Book & Manuscript Library di Yale University. Meskipun banyak upaya telah dilakukan untuk mengungkap rahasianya, kitab ini tetap menjadi salah satu misteri terbesar dalam sejarah penulisan. Apakah Anda tertarik untuk mengikuti perkembangan terbaru mengenai Manuskrip Voynich?

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....